Minggu, 21 Juni 2026

Fokus ke Saham Bank Ini Saja, Sudah Ada Sinyal

Penulis : Jauhari Mahardhika
12 Jun 2024 | 14:00 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi investasi saham. (Image by drobotdean on Freepik)
Ilustrasi investasi saham. (Image by drobotdean on Freepik)

JAKARTA, investor.id – Meski saham-saham bank masih dalam tekanan jual, namun mulai mereda. Rata-rata harga saham bank besar telah mendekati titik terendahnya. Lantas, saham bank mana yang menjadi prioritas beli dengan potensi cuan tebal?

Analis RHB Sekuritas, Andrey Wijaya dan David Chong mengungkapkan bahwa saat ini semua risiko telah diperhitungkan, sehingga membuka peluang kenaikan harga saham bank.

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), dan PT Bank CIMB Niaga Tbk (BNGA) telah melaporkan pertumbuhan laba month on month (mom) yang lebih cepat pada empat bulan pertama tahun ini, yang didorong oleh penurunan biaya kredit (cost of credit/CoC).

ADVERTISEMENT

“Selain itu, laba operasional pra-provisi (pre-provisioning operating profit/PPOP) pada empat bulan pertama tahun ini tetap solid, terutama BBRI dan BBCA karena pertumbuhan kredit yang kuat dan margin bunga bersih (net interest margin/NIM) stabil,” tulis Andrey dan David dalam risetnya.

Adapun pertumbuhan kredit yang tetap kuat pada akhir April didorong oleh percepatan ekspansi kredit BMRI, BBRI, BNGA, serta PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) dan PT Bank BJB Tbk (BJBR). NIM pada empat bulan pertama tahun ini tampak stabil dibandingkan periode tiga bulan.

Meski likuiditas ketat, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) dan BJBR berhasil meningkatkan NIM secara bulanan. Biaya kredit pun tetap stabil. “Namun, saat BBRI mulai mengurangi biaya kredit, bank lain seperti BBCA, BNGA, dan BJBR mencatat peningkatan biaya kredit secara bulanan,” jelas Andrey dan David.

Pada April, pertumbuhan dana pihak ketiga (DPK) yang lebih lambat dari pertumbuhan kredit menyebabkan likuiditas ketat. Namun, BMRI, BBNI, dan BNGA mengalami percepatan pertumbuhan DPK. Ada sedikit peningkatan rasio dana murah (current account saving account/CASA), dimana BBCA, BBNI, BBRI, dan BJBR melaporkan peningkatan.

Selain itu, rasio pinjaman terhadap simpanan (loan to deposit ratio/LDR) juga meningkat, terutama BJBR. Sedangkan bank lain mempertahankan tingkat LDR yang relatif stabil.

Rekomendasi dan Target Harga Saham 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 20 menit yang lalu

Bahlil Pastikan Rencana Konversi LPG ke CNG Masih dalam Proses

Menteri ESDM Bahlil Lahadalia mengungkapkan bahwa rencana konversi penggunaan LPG ke CNG masih dalam tahap proses.
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Minggu 21 Juni 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Minggu (21/6/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 2 jam yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 3 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 8 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia