Minggu, 21 Juni 2026

Begini Strategi Ekspansi dan Investasi Harita Nickel (NCKL)

Penulis : M. Ghafur Fadillah
18 Jun 2024 | 10:47 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi pengolahan nikel. (Foto: Harita Nickel/NCKL)
Ilustrasi pengolahan nikel. (Foto: Harita Nickel/NCKL)

Tahun ini, NCKL telah mengalokasikan belanja modal sebesar Rp 1 triliun. Hingga kuartal I-2024, sekitar 20% dari anggaran tersebut telah direalisasikan untuk kegiatan pertambangan dan pengolahan nikel. Meskipun harga nikel mengalami penurunan, perusahaan berhasil meningkatkan laba kotor menjadi Rp 1,62 triliun dari Rp 1,57 triliun tahun ke tahun dan laba usaha menjadi Rp 1,39 triliun dari Rp 1,36 triliun.

Keberhasilan itu juga didukung oleh efisiensi operasional yang menekan beban penjualan, umum, dan administrasi turun menjadi Rp 373,55 miliar.

"Soal target pendapatan dan laba 2024, hal itu akan sangat bergantung pada harga nikel dunia yang ditentukan oleh mekanisme pasar. Namun, perusahaan berkomitmen untuk tetap efisien dan menjadi produsen nikel dengan biaya terendah," jelas dia.

ADVERTISEMENT

Tahun ini, NCKL menargetkan produksi feronikel sebesar 120 ribu ton kandungan nikel dan Mixed Hydroxide Precipitate (MHP) di tahun 2024. Dua smelter RKEF, Megah Surya Pertiwi (MSP) dengan kapasitas terpasang 25 ribu ton dan Halmahera Jaya Feronikel (HJF) dengan kapasitas terpasang 95 ribu ton, menjadi tulang punggung produksi feronikel.

Untuk produk MHP, Halmahera Persada Lygend (HPL) memiliki kapasitas terpasang 55 ribu ton dan Obi Nickel Cobalt (ONC) dengan kapasitas terpasang 65 ribu ton.

“Produksi MHP Harita Nickel (NCKL) akan meningkat seiring dengan pengoperasian tiga jalur produksi MHP sepanjang 2024,” tutupnya.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 6 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 6 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 6 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 6 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia