Harga CPO Rontok Seiring Pelemahan Minyak Kedelai
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) rontok pada Jumat (21/6/2024). Hal itu sieirng pelemahan harga minyak kedelai.
Berdasarkan data BMD pada penutupan Jumat (21/6/2024), kontrak berjangka CPO untuk Juli 2024 jatuh 50 Ringgit Malaysia menjadi 3.930 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Agustus 2024 terkoreksi 58 Ringgit Malaysia menjadi 3.911 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO September 2024 turun 59 Ringgit Malaysia menjadi 3.900 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Oktober 2024 berkurang 57 Ringgit Malaysia menjadi 3.892 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka CPO November 2024 melemah 52 Ringgit Malaysia menjadi 3.898 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Desember 2024 terpangkas 51 Ringgit Malaysia menjadi 3.914 Ringgit Malaysia per ton.
Dikutip dari Bernama, Kepala penelitian komoditas Sunvin Group yang berbasis di Mumbai Anilkumar Bagani mengatakan, harga CPO jatuh seiring dengan melemahnya minyak kedelai Chicago Board of Trade (CBoT) dan minyak kanola Intercontinental Exchange.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






