Harga Emas Anjlok hingga Sentuh Level Terendah
NEW YORK, investor.id - Harga emas anjlok pada Rabu (26/6/2024), menyentuh level terendah lebih dari dua minggu. Hal itu karena terbebani oleh penguatan dolar dan imbal hasil obligasi Amerika Serikat (AS). Sementara itu, traders tengah menantikan data inflasi AS yang akan dirilis akhir pekan ini.
Dikutip dari CNBC internasional, harga emas spot jatuh 0,8% menjadi US$ 2.301,16 per ons pada pukul 18.03 GMT, level terendah sejak 10 Juni. Sedangkan harga kontrak berjangka emas AS ditutup terpangkas 0,8% menjadi US$ 2.313,2.
"Pada titik ini, pasar mungkin akan merespons dolar AS yang lebih kuat dan kami terus memperkirakan kemungkinan bahwa Federal Reserve AS tidak akan mengubah (suku bunga) lebih awal di musim panas," kata Bart Melek, kepala strategi komoditas di TD Securities.
Dolar naik 0,4% ke level tertinggi hampir dua bulan terhadap mata uang lainnya, membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya. Sedangkan imbal hasil obligasi AS 10 tahun mencapai level tertinggi hampir dua minggu.
Data yang keluar pada Selasa (25/6/2024) menunjukkan, kepercayaan konsumen AS menurun pada bulan Juni di tengah kekhawatiran tentang prospek ekonomi. Tetapi rumah tangga tetap optimistis tentang pasar tenaga kerja dan memperkirakan inflasi akan moderat selama tahun depan.
Pada Selasa (25/6/2024), Gubernur The Fed Michelle Bowman mengatakan, mempertahankan suku bunga kebijakan tetap ‘untuk beberapa waktu’ mungkin akan cukup untuk mengendalikan inflasi, tetapi menegaskan kembali keinginan untuk menaikkan biaya pinjaman jika diperlukan. Suku bunga yang lebih tinggi meningkatkan biaya peluang untuk memegang emas batangan yang tidak memberikan imbal hasil.
Fokus Pasar
Fokus pasar pada pekan ini adalah indeks harga Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) AS, pengukur inflasi pilihan Fed, yang dapat menjelaskan jalur suku bunga bank sentral.
Selain itu, yang juga menjadi perhatian pasar adalah estimasi produk domestik bruto kuartal pertama AS dan debat penting antara Presiden Joe Biden dan saingannya dari Partai Republik Donald Trump pada Kamis (27/6/2024).
Sementara itu, harga logam mulia lainnya, yaitu harga perak spot turun 0,1% menjadi US$ 28,88 per ons dan paladium anjlok 2% menjadi US$ 929,25. Sedangkan platinum naik 3,1% menjadi US$ 1.011,88.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






