CPIN, JPFA, MAIN Dapat Momentum, Siapa Paling Dijagokan?
BRI Danareksa Sekuritas mempertahankan peringkat overweight untuk sektor unggas, seiring peningkatan margin pakan dan harga ayam hidup yang tinggi. Pilihan utama jatuh pada saham CPIN. Sebab kinerja harga saham CPIN secara year to date (ytd) tertinggal. Kepemilikan investor asing pada saham CPIN juga lebih rendah.
Baca Juga:
Gambaran Performa GOTO pada Semester ISementara itu, dari segi kinerja keuangan, Charoen Pokphand Indonesia (CPIN) berpotensi mencetak pertumbuhan laba yang lebih tinggi secara berturut-turut dibandingkan kompetitornya, yaitu Japfa (JPFA) dan Malindo Feedmill (MAIN). Risiko utamanya jika harga ayam hidup lebih rendah dari perkiraan dan lonjakan biaya pakan.
Rekomendasi untuk saham CPIN adalah buy, dengan target harga Rp 5.900. Meski CPIN menjadi pilihan utama, BRI Danareksa Sekuritas tetap menyematkan rekomendasi buy untuk saham JPFA dan MAIN. Target harga saham JPFA dipatok sebesar Rp 1.800 dan MAIN Rp 850.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






