Ada Update terkait Lapkeu GOTO Semester I
Hingga kuartal I-2024, GOTO mencatatkan GTV senilai Rp 116,5 triliun. Jika dengan asumsi pertumbuhan transaksi secara kuartalan sebesar 5%, GTV GOTO secara konsolidasi bisa mencapai Rp 122 triliun pada kuartal II-2024.
“Dan, apabila net take rate mampu dijaga pada kisaran 2,6-2,7%, pendapatan bersih GOTO dapat tumbuh 7% secara kuartalan, serta ada tambahan pendapatan bersih Rp 3,3 triliun pada periode April-Juni 2024,” tuturnya.
Dengan begitu, GOTO berpeluang besar untuk mencapai target adjusted EBITDA di titik impas (break even point/BEP) pada tahun ini, seiring efisiensi operasional di lini bisnis on demand services (ODS) dan fintech, serta momentum hari raya dan musim liburan.
Sebagai informasi, kinerja GOTO secara konsolidasi mengacu pada proforma dekonsolidasi Tokopedia dan GoTo Logistics (GTL) pada kuartal I-2024. Adapun sepanjang tahun ini, konsensus analis mengestimasi GTV GOTO sebesar Rp 448,1 triliun. Pendapatan bersih diproyeksi mencapai Rp 11,8 triliun. Sedangkan margin kontribusi ditaksir senilai Rp 6,4 triliun.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






