Minggu, 21 Juni 2026

Transaksi Saham GOTO Tiba-tiba Membeludak, Yang Berani Beli di Atas Gocap Banyak

Penulis : Thresa Sandra Desfika
17 Jul 2024 | 12:45 WIB
BAGIKAN
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Foto: Ist
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk. Foto: Ist

JAKARTA, investor.id - Saham PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO) pada sesi I perdagangan 17 Juli 2024 diparkir di Rp 51 atau meningkat 2%.

Transaksinya ramai, yakni sebanyak 6,23 miliar saham ditransaksikan, frekuensi 42.186 kali, dan nilai transaksi Rp 315,6 miliar.

Saham GOTO di pasar reguler ditransaksikan di Rp 50, 51, hingga Rp 52. Tercatat 26,91 juta lot saham ditransaksikan di Rp 50 alias gocap; lalu 29,36 juta lot saham ditransaksikan di Rp 51 atau di atas gocap; dan 6,01 juta lot saham ditransaksikan di Rp 52.

Per akhir sesi I juga terdapat antrean beli di Rp 51 sejumlah 10,72 juta lot saham dan di Rp 50 sebanyak 20,67 juta lot saham.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, GOTO berencana mengumumkan kinerja untuk kuartal II-2024 pada tanggal 30 Juli 2024.

Hal itu dilakukan setelah publikasi dari laporan keuangan (lapkeu) konsolidasian perseroan pada tanggal dan untuk periode enam bulan yang berakhir pada 30 Juni 2024 (semester I-2024) yang tidak diaudit dan tidak direviu, yang disusun dan disajikan sesuai dengan standar akuntansi keuangan yang berlaku di Indonesia.

“Manajemen perseroan akan menyelenggarakan conference call untuk membahas kinerja kuartal kedua tahun 2024 pada tanggal 30 Juli 2024 pukul 19:00 WIB (atau 30 Juli 2024 pukul 08:00 waktu Amerika Serikat bagian timur). Paparan ini akan sepenuhnya dilakukan dalam bahasa Inggris,” jelas manajemen GOTO dalam pengumumannya dikutip Rabu (17/7/2024).

Manajemen menambahkan, siaran langsung webcast dari conference call beserta materi akan tersedia.

GOTO diyakini memiliki sejumlah katalis positif yang dapat menopang kinerja perseroan pada semester I-2024. Salah satu yang utama adalah momentum hari raya Idulfitri dan musim liburan pada kuartal II.

“Hari raya dan THR mendorong belanja masyarakat. Itu tentunya dapat mendukung pertumbuhan transaksi (gross transaction value/GTV) perusahaan teknologi seperti GOTO. Jika tingkat monetisasi dapat dipertahankan, pendapatan GOTO akan tumbuh positif,” jelas analis Kiwoom Sekuritas, Abdul Azis dalam keterangannya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 4 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 5 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 5 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 5 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 6 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia