ADRO, ITMG, PTBA, HRUM di Tengah Potensi Rebound Harga Batu Bara
Berdasarkan beberapa faktor yang ada, BRI Danareksa Sekuritas menaikkan asumsi harga batu bara 2024-2025 sebesar 8-20% dan harga dalam jangka panjang menjadi US$ 100 per ton dibandingkan sebelumnya US$ 90 per ton.
“Dengan demikian, kami meningkatkan perkiraan laba dan target harga saham para emiten penambang batu bara pada 2024 dan 2025 sebesar 8,7% dan 32,3%,” sebut Erindra.
BRI Danareksa Sekuritas juga menaikkan rating sektor batu bara menjadi overweight dari sebelumnya netral. Pilihan utama jatuh ke saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO) dan PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG).
Rekomendasi untuk saham ADRO adalah buy dengan target harga Rp 3.770. Begitu juga dengan saham ITMG, rekomendasinya buy dan target harga Rp 31.300. ADRO dan ITMG diyakini bakal lebih diuntungkan dari kenaikan harga ekspor. Risiko utamanya jika pasokan di Indonesia pulih dan pelemahan permintaan China.
Lalu, bagaimana dengan saham emiten batu bara lainnya, seperti PT Bukit Asam Tbk (PTBA) dan PT Harum Energy Tbk (HRUM)? BRI Danareksa Sekuritas tetap merekomendasikan buy. Target harga saham PTBA sebesar Rp 3.100 dan HRUM Rp 1.700.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






