Minggu, 21 Juni 2026

Saham Tiga Emiten Batu Bara Terlalu Murah, Saatnya Kembali Menambang Cuan

Penulis : Jauhari Mahardhika
23 Jul 2024 | 18:00 WIB
BAGIKAN
Kegiatan usaha pertambangan batu bara PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). (Foto: Adaro)
Kegiatan usaha pertambangan batu bara PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO). (Foto: Adaro)

JAKARTA, investor.id – Pasar terlalu pesimistis terhadap sektor batu bara, setelah normalisasi harga batu bara dari level tertingginya pada 2022. Padahal, prospek batu bara membaik dan kembali memberikan peluang bagi investor, terutama dari saham-saham batu bara yang kini terlalu murah harganya.

“Kami memprediksi harga batu bara cenderung resilient dan bertahan pada kisaran US$ 130-135 per ton pada 2024-2025 dibandingkan year to date (ytd) yang sebesar US$ 132 per ton,” tulis Investment Analyst Lead Stockbit Sekuritas, Edi Chandren dan Investment Analyst Stockbit Sekuritas, Hendriko Gani dalam risetnya.

Sementara itu, estimasi konsensus mengenai kinerja emiten batu bara merefleksikan proyeksi harga batu bara pada kisaran US$ 118-126 per ton. Itu berarti konsensus berekspektasi bahwa harga batu bara akan melemah ke depannya.

ADVERTISEMENT

“Dengan pandangan yang lebih optimis, kami memperkirakan estimasi laba bersih emiten batu bara yang lebih tinggi 5-30% dibandingkan konsensus,” sebut Edi dan Hendriko.

Tesis Stockbit bahwa harga batu bara akan cenderung resilient didasari oleh analisis International Energy Agency (IEA) yang memproyeksikan bahwa penurunan permintaan pada 2023-2026, dengan tingkat pertumbuhan per tahun (compounded annual growth rate/CAGR) sebesar -0,8%, bakal diimbangi penurunan produksi dengan CAGR -1,3% selama periode 2023-2026.

Dalam jangka yang lebih panjang, potensi peningkatan kebutuhan listrik dari kendaraan listrik (electric vehicle/EV), data center, dan AI di tengah perlambatan transisi energi ke EBT akan memperpanjang relevansi batu bara dibandingkan perkiraan sebelumnya.

Di tingkat korporasi, setelah menikmati windfall profit dari supercycle batu bara pada 2022-2023, posisi keuangan para emiten batu bara menjadi jauh lebih kuat. Jika memperhitungkan net cash yang berlimpah, valuasi emiten batu bara saat ini sangat murah.

Edi dan Hendriko mengungkapkan bahwa tiga emiten batu bara, yaitu PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA) memiliki net cash yang berlimpah.

Per kuartal I-2024, net cash ADRO mencapai US$ 1,8 miliar atau Rp 28,6 triliun, ITMG sebesar US$ 868 juta atau Rp 13,8 triliun, dan PTBA senilai US$ 231 juta atau Rp 3,7 triliun.

“Kami memprediksi kuatnya neraca keuangan tiga emiten tersebut bakal berlanjut ke depannya, seiring ekspektasi kinerja laba bersih yang masih solid dan tergolong tinggi secara historis,” jelas Edi dan Hendriko.

Pilihan Teratas dan Harga Wajar 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 4 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 4 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 4 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 5 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia