Masih Murah, Investor Serbu Saham Bank Besar Ini
Kinerja BNI juga impresif. Mengutip laporan keuangan di situs resmi perseroan, penyaluran kredit sepanjang Mei 2024 mencapai Rp 708,8 triliun, naik 12,6% dibanding Mei 2023 yang sebesar Rp 629,4 triliun. Pendapatan bunga BNI juga naik 5,2% menjadi Rp 26,09 triliun dibanding Mei 2023 yang sebesar Rp 24,8 triliun.
Dari kinerja tersebut, BNI berhasil mencatat laba bersih sebesar Rp 8,56 triliun dibanding Mei 2023 yang sebesar Rp 8,44 triliun. Untuk dana pihak ketiga (DPK), khususnya deposito, BBNI mencatat kenaikan hingga 3%. Sepanjang Mei 2024, total deposito BNI tercatat sebesar Rp 229,3 triliun, dibanding Mei 2023 yang mencapai Rp 222,5 triliun.
BNI juga tercatat sukses melakukan transformasi bisnis selama empat tahun terakhir dan menjadi bank yang mampu melewati pandemi Covid-19. Pada tahun keempat transformasi, BNI akan fokus pada peningkatan produktivitas skala regional dan pusat, implementasi kredit, dan peremajaan platform transaksi perbankan.
Dalam peningkatan di wilayah regional, emiten berkode saham BBNI tersebut akan melakukan perubahan dengan mengonversi sebanyak 72% frontliner menjadi tenaga penjualan. Peningkatan penjualan langsung juga akan melibatkan sebanyak 1.200 orang, dengan penajaman panduan kredit untuk setiap subsektor berdasarkan kantor pusat.
Editor: Harso Kurniawan
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





