Astra (ASII) Untung Rp 15,8 Triliun pada Semester I
JAKARTA, investor.id – PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar Rp 15,85 triliun pada semester I-2024, turun 9,1% dibandingkan periode yang sama tahun lalu Rp 17,44 triliun.
Adapun pendapatan bersih Astra turun tipis 1,5% menjadi Rp 159,96 triliun dari Rp 162,39 triliun, seperti dikutip dari laporan keuangan perseroan yang dipublikasikan pada Selasa (30/7/2024).
Baca Juga:
Laba Anak Usaha Astra Naik SeginiLaba bruto Astra juga turun 2,8% menjadi Rp 35,6 triliun dari Rp 36,63 triliun. Begitu pun laba sebelum pajak penghasilan turun 13,1% menjadi Rp 24,97 triliun dari Rp 28,74 triliun.
Sedangkan laba periode berjalan emiten berkode saham ASII tersebut turun 12,8% menjadi Rp 20,42 triliun dari Rp 23,43 triliun.
Sementara itu, anak usaha ASII, yaitu PT United Tractors Tbk (UNTR) mencetak pendapatan bersih Rp 64,5 triliun pada semester I-2024, turun 6% dibandingkan periode yang sama tahun 2023. Menurut manajemen UNTR, hal tersebut disebabkan oleh penurunan kinerja dari segmen mesin konstruksi dan pertambangan batu bara.
Penurunan pendapatan ditambah dengan biaya keuangan yang lebih tinggi dan kerugian selisih kurs menyebabkan laba yang diatribusikan kepada pemilik entitas induk (laba bersih) UNTR turun sebesar 15% menjadi Rp 9,5 triliun dari Rp 11,2 triliun.
Hingga Juni 2024, volume penjualan alat berat Komatsu oleh UNTR tercatat sebanyak 2.147 unit atau turun 32% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebesar 3.145 unit.
Dari total keseluruhan penjualan alat berat, sebesar 63% diserap sektor pertambangan, 14% ke sektor perkebunan, 13% diserap sektor konstruksi, dan sisanya sebesar 10% diserap sektor kehutanan.
Rekomendasi Saham ASII
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






