Minggu, 21 Juni 2026

Ramalan soal Astra (ASII)

Penulis : Thresa Sandra Desfika
31 Jul 2024 | 08:42 WIB
BAGIKAN
Menara Astra, Jakarta (foto: Astra International)
Menara Astra, Jakarta (foto: Astra International)

JAKARTA, investor.id - PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan laba bersih 2Q24 yang dinilai Stockbit Sekuritas resilient sebesar Rp 8,4 triliun (-4% yoy, +12% qoq).

Sehingga laba bersih selama 1H24 menjadi Rp 15,9 triliun (-9% yoy).

Lead Investment Analyst Stockbit, Edi Chandren menyebut laba bersih selama 1H24 tersebut melampaui ekspektasi karena setara 54% dari estimasi FY24 konsensus.

ADVERTISEMENT

“Resiliensi kinerja ASII pada 2Q24 – di tengah lesunya penjualan otomotif – ditopang oleh kinerja solid segmen terkait batu bara (UNTR), segmen jasa keuangan, serta kinerja entitas asosiasi dan JV,” sebutnya dalam ulasan Stockbit Sekuritas, Rabu (31/7/2024).

PT United Tractors Tbk (UNTR) menopang kinerja ASII secara qoq. “Sedangkan segmen jasa keuangan serta entitas asosiasi dan JV menopang kinerja ASII secara yoy,” jelas Edi.

Edi memperkirakan harga saham ASII akan bergerak positif pada perdagangan hari ini, Rabu (31/7). “Kinerja 2Q24 yang resilient berpotensi menjadi angin segar bagi saham ASII, setelah diterpa berbagai sentimen negatif dengan penurunan harga saham -20% ytd,” sebutnya.

Semester II

Edi menambahkan, prospek kinerja Astra (ASII) pada 2H24 berpotensi semakin membaik jika wacana pemberian kembali insentif PPnBM terealisasi.

Sementara itu, Presiden Direktur Astra Djony Bunarto Tjondro mengungkapkan, kinerja Grup Astra pada semester pertama tahun 2024 turun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu, terutama merefleksikan penurunan kinerja dari bisnis alat berat dan pertambangan akibat harga batu bara yang lebih rendah.

"Terlepas dari tantangan-tantanganini, dengan bisnis yang terdiversifikasi, grup memperkirakan kinerja untuk sisa tahun ini akan tetap resilien," ungkapnya dalam keterangan resmi.

Grup Astra, kata dia, tetap optimis terhadap pertumbuhan jangka panjang Indonesia dan kemampuan grup untuk mempertahankan posisi terdepan pada berbagai portofolio bisnisnya.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 4 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 32 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia