Jumat, 15 Mei 2026

Tiga Strategi Besar WIKA Beton (WTON)

Penulis : Muawwan Daelami
7 Aug 2024 | 23:02 WIB
BAGIKAN
Direktur Teknik & Produksi WIKA Beton Verly Widiantoro menyampaikan paparan di acara media gathering, Rabu (7/8/2024).
Direktur Teknik & Produksi WIKA Beton Verly Widiantoro menyampaikan paparan di acara media gathering, Rabu (7/8/2024).

JAKARTA, investor.id – PT Wijaya Karya Beton Tbk (WTON) alias WIKA Beton menyiapkan tiga strategi besar agar dapat bergerak agile ke depan. Perseroan juga mempertimbangkan untuk mendivestasi aset dan selektif dalam berinvestasi.

Siasat WIKA Beton tersebut terangkum dalam tiga pilar transformasi. Pertama, mengakselerasi kas (cash acceleration), keunggulan operasional (operational excellence), dan pilar ketiga memastikan ketahanan dari sisi komersial (commercial resilience) supaya perseroan tumbuh sehat (fit).

Dari sisi akselerasi kas, WTON melakukan restrukturisasi metrik keuangan untuk optimasi kepemilikan kas dan meningkatkan kesehatan keuangan. Lalu, dari sisi operasional, Wika Beton meningkatkan efisiensi dan produktivitas untuk mencapai kinerja optimal.

ADVERTISEMENT
Tiga Strategi Besar WIKA Beton (WTON)
Tiga pilar transformasi Wika Beton

Sementara pada sisi komersial, anak usaha PT Wijaya Karya Tbk (WIKA) tersebut melakukan penyesuaian bisnis, produk, dan layanan guna mencapai competitive advantage.

Direktur Teknik & Produksi WIKA Beton Verly Widiantoro menyampaikan, ke depan Wika Beton ingin memetakan pasar seperti pracetak (precast), readymix, sampai pasar jasa agar kapasitas perseroan dapat memenuhi kebutuhan pasar.

Dengan cara begitu, dia berkeyakinan, utilitas pabrik WTON akan optimal. “Kalau tidak kami petakan, jangan-jangan kami overcapacity, sehingga kemungkinan perlu kami divestasi,” ucap Verly kepada Investor Daily, Rabu (7/8/2024).

Saat ini, tingkat utilitas pabrik WTON berada di kisaran 45% dan Wika Beton menargetkan utilitas tersebut meningkat menjadi 60% pada akhir 2024. Itu artinya, perseroan masih memiliki 40% lagi untuk mencapai utilitas penuh.

Karena itu, tiga strategi besar Wika Beton tersebut akan diterapkan bertahap mulai tahun pertama sampai tahun ketiga. Menurut Verly, apabila sampai tahun ketiga utilitas penuhnya belum tercapai, hal itu menunjukkan WTON memiliki kapasitas yang berlebih.

“Makanya, mungkin kami akan divestasi baik pabrik, alat produksi, maupun cetak-cetakan pada produk-produk yang tidak menghasilkan atau yang impact-nya kecil sekali,” ujarnya.

Di saat bersamaan, perseroan juga tidak lagi agresif berinvestasi membangun pabrik-pabrik baru yang sifatnya fixed. Jikapun pabrik baru diperlukan, Verly menuturkan, Wika Beton akan memprioritaskan untuk mengembangkan pabrik portable (mobile plant).

Perseroan pun akan lebih mengarahkan investasinya untuk mendanai pengembangan-pengembangan produk seperti cetakan, peralatan pabrik, dan penguatan IT. Sampai akhir 2024, WTON mengestimasikan akan menghabiskan belanja modal (capital expenditure/capex) sebanyak Rp 125 miliar.

Fokus Bisnis

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 33 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 37 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia