Minggu, 5 April 2026

Wall Street Terjungkal, Ada Apa?

Penulis : Indah Handayani
29 Aug 2024 | 04:40 WIB
BAGIKAN
ilustrasi Wall Street. (Foto: Michael M. Santiago/Getty Images/AFP)
ilustrasi Wall Street. (Foto: Michael M. Santiago/Getty Images/AFP)

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street terjungkal pada Rabu (28/8/2024). Hal itu karena terbebani anjloknya saham sektor teknologi, terutama penurunan Nvidia menjelang laporan pendapatan terbaru perusahaan chip tersebut.

Dikutip dari CNBC internasional, Nasdaq Composite jatuh 1,12% ditutup pada 17.556,03. Sementara S&P 500 terpangkas 0,6% menjadi 5.592,18 dan Dow Jones Industrial Average turun 159,08 poin (0,39%) dan berakhir di 41.091,42.

Wall Street saat ini tengah memantau Nvidia untuk menilai keberlanjutan tren teknologi dan kecerdasan buatan (AI) yang lebih luas. Perusahaan semikonduktor raksasa ini dijadwalkan merilis laporan keuangannya setelah penutupan pasar.

ADVERTISEMENT

Saham Nvidia telah melonjak lebih dari 150% sepanjang 2024. Kenaikan ini menimbulkan pertanyaan mengenai seberapa jauh lagi saham Nvidia dapat meningkat. Pada Rabu, saham Nvidia turun 2,1%, berkontribusi pada penurunan sektor teknologi informasi yang jatuh 1,3%.

Kepala strategi pasar di B. Riley Wealth Management Art Hogan mengatakan, poin-poin utama yang menjadi perhatian investor termasuk jadwal pengiriman chip Blackwell Nvidia dan pembaruan permintaan untuk AI. Meski demikian, ia menilai Nvidia dapat memberikan kejutan positif lagi bagi para investor.

“Alasannya adalah fakta pelanggan terbesar mereka sudah melaporkan dan berbicara tentang seberapa besar mereka menghabiskan anggaran untuk chip mereka. Semua hyperscaler berbicara tentang pengeluaran capex besar-besaran untuk jumlah unit pemrosesan grafis (GPU) yang mereka butuhkan untuk melanjutkan strategi AI mereka,” ungkap Hogan.

Saham teknologi lainnya juga mengalami penurunan pada Rabu, termasuk rekan-rekan ‘Magnificent Seven’ seperti Amazon dan Alphabet, yang masing-masing turun lebih dari 1%. Saham Microsoft juga turun 0,8%.

Sementara itu, saham Super Micro Computer, perusahaan yang dikenal dalam industri AI, anjlok 19% setelah mengumumkan bahwa mereka tidak akan mengajukan laporan tahunan untuk tahun fiskal tepat waktu.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 3 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 6 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia