Jumat, 15 Mei 2026

Pantau Sentimen Inflow Asing hingga Inflasi AS, Tiga Saham untuk Trading Sepekan

Penulis : Indah Handayani
9 Sep 2024 | 04:30 WIB
BAGIKAN
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pengunjung berada di galeri BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, investor.id – Equity Analyst Indo Premier Sekuritas (IPOT) Dimas Krisna Ramadhani memprediksi, Indeks harga saham gabungan (IHSG) melanjutkan penguatan pada pekan ini. Di saat ada sentimen inflow asing, PPI bulanan hingga data inflasi Amerika Serikat (AS). Tiga saham direkomendasikan untuk trading sepekansalah satunya BBNI.

“Apabila level 7.600 dapat bertahan sebagai area support maka IHSG berpotensi untuk melanjutkan penguatan hingga level 7.900 – 8.000,” tulis Dimas dalam risetnya, Minggu (8/9/2024).

Untuk itu, Dimas mengimbau traders memantau tiga sentimen pada minggu ini, yakni aliran dana asing ke IHSG, Inflasi Tahunan AS Agustus dan PPI bulanan AS (Agustus). Terkait aliran dana asing ke IHSG. Diketahui, sepanjang pekan lalu investor asing mencatatkan inflow ke IHSG sebesar Rp 3,4 triliun di pasar reguler. Nominal tersebut terbilang besar berdasarkan historikalnya dan pembelian juga tersebar di beberapa saham penting untuk IHSG seperti, BMRI, BBNI, BBRI.

ADVERTISEMENT

"Menariknya, investor asing mulai konsisten melakukan pembelian di IHSG setelah Morgan Stanley menurunkan peringkat saham-saham Indonesia menjadi underweight pada Juni lalu. Secara historikal apabila investor asing mulai mencatatkan inflow ke IHSG dengan nominal yang besar, maka itu merupakan indikasi terhadap trend kenaikannya,” jelas Dimas.

Sedangkan mengenai sentimen inflasi tahunan AS pada Agustus, pada Rabu (11/9/2024), data yang dinantikan oleh pelaku pasar maupun The Fed pun akan dirilis, yaitu inflasi AS untuk Agustus. Inflasi tersebut diperkirakan akan mengalami pertumbuhan sebesar 2,6% atau lebih rendah dari bulan sebelumnya yang mencatatkan inflasi sebesar 2,9%.

Menurut Dimas, jika data yang keluar pada Rabu ini sesuai dengan konsensusnya maka ini berpotensi menjadi katalis positif bagi market karena capaian inflasi tahunan Agustus semakin mendekati target The Fed yang sebesar 2%. “Namun, apabila inflasi yang terjadi untuk bulan Agustus ini terlampau lemah justru hal ini akan menambah kekhawatiran pelaku pasar terhadap perlambatan ekonomi AS,” papar Dimas.

Terakhir, sentimen PPI bulanan AS (Agustus), Pada Kamis (12/9/2024), data inflasi AS juga akan rilis dari sisi produsen. PPI bulanan AS untuk Agustus diprediksi mencatatkan kenaikan di level 0,2% sekaligus lebih tinggi dari bulan sebelumnya yang sebesar 0,1%. Indikator ini juga menjadi indikator yang digunakan The Fed dalam pertimbangan keputusan suku bunga acuannya.

"Penilaian pelaku pasar terhadap data ini pun sama dengan inflasi tahunan dari sisi konsumen, dimana apabila data yang keluar pada Kamis nanti terlampau rendah maka akan memberikan kekhawatiran terhadap melemahnya kondisi ekonomi AS,” ucap Dimas.

Berdasarkan sentimen tersebut, Indo Premier Sekuritas (IPOT) merekomendasikan tiga saham untuk trading pada sepekan, yaitu:

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 16 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 20 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia