Minggu, 21 Juni 2026

Jasa Marga (JSMR) Update soal Divestasi JTT

Penulis : Muawwan Daelami
12 Sep 2024 | 17:31 WIB
BAGIKAN
Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatat sebanyak 515.778 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada periode Libur Tahun Baru 2024 
Sumber: Jasa Marga
Jasa Marga Tbk (JSMR) mencatat sebanyak 515.778 kendaraan kembali ke wilayah Jabotabek pada periode Libur Tahun Baru 2024 Sumber: Jasa Marga

JAKARTA, investor.id – PT Jasa Marga Tbk (JSMR) mengumumkan perkembangan terbaru (update) mengenai divestasi 35% saham anak usahanya, PT Jasamarga Transjawa Tollroad (JTT), senilai US$ 960,3 juta atau ekuivalen Rp 15 triliun kepada konsorsium Grup Salim yang ditandatangani pada 28 Juni 2024. 

Berkaca dari riset BRI Danareksa Sekuritas yang disusun Richard Jerry dan Christian Sitorus, kedua analis merevisi besaran duit kas (proceed) yang akan diterima JSMR dari hasil pelepasan JTT. Dari semula sebesar Rp 15 triliun menjadi sekitar Rp 12 triliun.

Revisi itu mereka lakukan setelah mengonfirmasi langsung kepada Manajemen JSMR. Revisi juga dilakukan setelah kedua analis mempertimbangkan adanya biaya dan pengeluaran yang terkait dengan transaksi tersebut.

ADVERTISEMENT

Di luar itu, Richard dan Christian juga menyoroti soal kekhawatiran investor mengenai potensi molornya proceed yang diterima Jasa Marga dari hasil divestasi JTT.

Kekhawatiran para pelaku pasar cukup beralasan. Pasalnya, Manajemen JSMR sempat menargetkan transaksi equity financing pengelola tol Transjawa ini rampung pada September 2024.

Namun, bagi Richard dan Christian, potensi delay tersebut terlalu dibesar-besarkan. Sebab, kalaupun JSMR terlambat menerima proceed dari transaksi divestasi JTT, operator jalan tol pelat merah tersebut diyakini tetap memiliki ruang untuk mengelola beban bunga.

Hal ini didukung oleh pengelolaan utang jangka pendek JSMR yang efisien dan tidak adanya kebutuhan mendesak bagi JSMR untuk melakukan refinancing.

Karena itu, Richard dan Christian merekomendasikan beli (buy) untuk saham JSMR dengan target harga sebesar Rp 6.500 didukung dengan kondisi fundamental perseroan yang tangguh. Dengan demikian, saham JSMR tetap menjadi peluang investasi yang menarik bagi investor.

Terlebih, saat ini JSMR diperdagangkan pada valuasi 8,3x EV/EBITDA, yang berada pada -1 standar deviasi (SD) dari rata-rata tujuh tahun terakhir.

“Ini memperlihatkan bahwa saham JSMR dihargai diskon, sehingga berpotensi memberikan peluang untuk mendapatkan keuntungan lebih tinggi jika valuasi kembali mendekati rata-rata historisnya,” tulis kedua analis.

JSMR Angkat Bicara

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 4 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 4 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 5 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 5 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 5 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 5 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia