Empat Saham Diserbu Asing, Total Net Buy Tembus Rp 55,5 Triliun
JAKARTA, investor.id – Investor asing malah makin memperbesar transaksi beli bersih (net buy) saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Pada perdagangan Kamis (19/9/2024), net buy asing mencapai Rp 2,08 triliun di seluruh pasar.
Dengan begitu, total net buy asing sepanjang tahun berjalan ini mencapai Rp 55,59 triliun. Hari ini, net buy terbesar di pasar reguler dialami saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) sebesar Rp 559,7 miliar.
Selain menyerbu saham BBRI, asing juga kembali memburu saham PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI), dan PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM). Net buy saham BBCA senilai Rp 432,7 miliar, BBNI Rp 309,1 miliar, dan TLKM Rp 163,7 miliar.
Sebaliknya, transaksi jual bersih (net sell) terbanyak oleh investor asing terjadi pada saham PT Astra International Tbk (ASII) dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GOTO). Namun, nilainya tidak signifikan. Net sell saham ASII sebesar Rp 67 miliar dan GOTO Rp 60,8 miliar.
Sementara itu, indeks harga saham gabungan (IHSG) hari ini kembali memecahkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH), karena meningkat 76,25 poin (0,97%) ke level 7.905,3. Rekor tertinggi penutupan IHSG sebelumnya di level 7.831 pada 17 September 2024.
IHSG hari ini juga berhasil mengukir rekor intraday tertinggi sepanjang masa di level 7.910. Rekor intraday tertinggi sebelumnya di level 7.879 yang juga terjadi pada 17 September lalu.
Sebanyak 304 saham terpantau naik, 248 saham turun, dan 249 saham stagnan. Total nilai transaksi mencapai Rp 14,5 triliun. Volume perdagangan sebanyak 28,1 miliar saham dengan frekuensi sebanyak 1.301.240 kali.
Mayoritas sektor saham menguat pada penutupan pasar hari ini. Penguatan terbesar terjadi di sektor properti 2,2%. Diikuti, penguatan di sektor infrastruktur 1,2%, sektor barang baku 1%, sektor keuangan 1%, dan sektor energi 0,8%.
Sedangkan pelemahan terjadi di sektor teknologi 0,6%, sektor barang konsumsi non primer 0,2%, dan sektor perindustrian 0,02%.
Cetak Cuan Besar hingga 34%
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






