Asing Banting Keras 4 Saham
JAKARTA, investor.id – Investor asing mencatatkan transaksi jual bersih (net sell) sebesar Rp 1,4 triliun pada perdagangan saham sesi I di Bursa Efek Indonesia (BEI), Jumat (19/6/2026).
Asing bermanuver dengan melakukan aksi jual di saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM), PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) dan saham PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).
Berdasarkan data BEI yang dilansir Stockbit Sekuritas, asing mencatatkan net sell saham TPIA senilai Rp 196,36 miliar, jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volumenya sebanyak 93,15 juta saham.
Baca Juga:
Duit Gede Mengalir ke BBRI dan BBCAAksi di pasar reguler itu terjadi saat harga saham TPIA melemah. Hingga berita ini ditayangkan, saham TPIA melemah 3,3% ke level Rp 2.050. Dengan begitu, dalam sebulan terakhir, TPIA melemah 43,9%. Selama year to date (ytd), TPIA turun 70,7%.
Data IDX mengungkap, tercatat sudah sebanyak 472,6 juta saham TPIA ditransaksikan, dengan frekuensi 73,13 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp 996,3 miliar.
Adapun ini berbalik dari perdagangan kemarin, Kamis (18/6/2026), saham TPIA banyak dibeli asing atau net buy asing mencapai Rp 82,64 miliar.
Baca Juga:
Saham TPIA Menuju ke PucukAsing mencatatkan net sell saham TLKM senilai Rp 178,5 miliar, jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volumenya sebanyak 67,52 juta saham.
Aksi di pasar reguler itu terjadi saat harga saham TLKM melemah. Hingga berita ini ditayangkan, saham TLKM melemah 6,47% ke level Rp 2.600. Dengan begitu, dalam sebulan terakhir, TLKM turun 15,5%. Selama year to date (ytd), TLKM anjlok 25,2%.
Data IDX mengungkap, tercatat sudah sebanyak 97,92 juta saham TLKM ditransaksikan, dengan frekuensi 23,13 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp 258,9 miliar.
Adapun ini melanjutkan dari perdagangan kemarin, Kamis (18/6/2026), saham TLKM banyak dijual asing atau net sell asing mencapai Rp 62,59 miliar.
Selain itu, asing mencatatkan net sell saham AMMN senilai Rp 160,26 miliar, jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volumenya sebanyak 41,5 juta saham.
Aksi di pasar reguler itu terjadi saat harga saham AMMN melemah. Hingga berita ini ditayangkan, saham AMMN melemah 5,25% ke level Rp 3.790. Dengan begitu, dalam sebulan terakhir, AMMN naik 9,86%. Selama year to date (ytd), AMMN turun 41%.
Data IDX mengungkap, tercatat sudah sebanyak 72,23 juta saham AMMN ditransaksikan, dengan frekuensi 21,72 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp 278,9 miliar.
Adapun ini berbalik dari perdagangan kemarin, Kamis (18/6/2026), saham AMMN banyak dibeli asing atau net buy asing mencapai Rp 150,8 miliar.
Baca Juga:
Saham BBRI DisorotSelanjutnya, asing mencatatkan net sell saham BBRI senilai Rp 136,9 miliar, jika dihitung berdasarkan harga rata-rata pada sesi I. Volumenya sebanyak 46,34 juta saham.
Aksi di pasar reguler itu terjadi saat harga saham BBRI melemah. Hingga berita ini ditayangkan, saham BBRI melemah 0,68% ke level Rp 2.940. Dengan begitu, dalam sebulan terakhir, BBRI melemah 3,9%. Selama year to date (ytd), BBRI turun 19,6%.
Data IDX mengungkap, tercatat sudah sebanyak 167,7 juta saham BBRI ditransaksikan, dengan frekuensi 32,75 ribu kali, dan nilai transaksi mencapai Rp 495,4 miliar.
Adapun ini melanjutkan dari perdagangan kemarin, Kamis (18/6/2026), saham BBRI banyak dijual asing atau net sell asing mencapai Rp 557,26 miliar.
Editor: Erta Darwati
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






