Saham Menggeliat, Antam (ANTM) Buka Fakta Baru
Aneka Tambang atau Antam (ANTM) akan memasok bijih bauksit dari tambang di Kalimantan Barat sebagai bahan baku utama untuk produksi alumina di SGAR Mempawah.
Untuk mencapai target produksi 1 juta ton alumina, SGAR membutuhkan sekitar 3,3 juta wet metric ton (wmt) washed bauxite.
Baca Juga:
Saham Indika (INDY) PanasDengan keberadaan SGAR, posisi Antam (ANTM) dalam rantai pasokan bauksit nasional semakin kuat dan sejalan dengan upaya mendukung hilirisasi industri mineral di Indonesia.
“Sebagai pengelola sumber daya mineral, kami berkomitmen untuk terus mengoptimalkan potensi bauksit guna meningkatkan daya saing industri nasional. Kami yakin, dengan beroperasinya SGAR Mempawah, posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam industri bauksit global akan semakin kuat,” tambah Nico.
Proyek SGAR Mempawah dikelola oleh PT Borneo Alumina Indonesia (BAI) dengan kepemilikan saham sebesar 60% oleh Inalum dan 40% oleh Antam. Proyek ini diproyeksikan akan memulai fase operasi komersial pada semester pertama tahun 2025.
Dengan hadirnya SGAR Mempawah, Antam tidak hanya memperkuat rantai pasokan dalam negeri, tetapi juga menunjukkan keseriusan dalam mendukung agenda hilirisasi pemerintah guna meningkatkan nilai tambah produk mineral Indonesia.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






