Asing Balik Arah, Saham-Saham Ini Dilanda Aksi Jual Hebat
JAKARTA, investor.id – Investor asing dalam sepekan terakhir tampak mulai berbalik arah. Asing lebih banyak menjual saham ketimbang beli. Lantas, saham-saham apa yang paling banyak dijual dan dibeli asing?
Awalnya, pada Senin (23/9/2024), asing masih mencatatkan transaksi beli bersih (net buy) saham, bahkan dengan nilai yang besar mencapai Rp 1,23 triliun di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia (BEI). Namun, pada Selasa (24/9), net buy asing berkurang drastis, yakni hanya Rp 11,7 miliar.
Kemudian, pada Rabu (25/9), asing mulai berbalik arah dengan melakukan transaksi jual bersih (net sell), bahkan nilainya tergolong besar mencapai Rp 1,8 triliun.
Selanjutnya, pada Kamis (26/9), net sell kembali terjadi dengan nilai yang lebih besar mencapai Rp 2,26 triliun. Tak sampai di situ, asing terus mencatatkan net sell pada Jumat (27/9) sebesar Rp 493,2 miliar.
Secara kumulatif, investor asing membukukan net sell senilai Rp 4,5 triliun dalam 3 hari perdagangan sepekan terakhir. Sedangkan net buy terjadi dalam 2 hari perdagangan dengan nilai transaksi sebesar Rp 1,2 triliun.
Meski demikian, asing masih mencatatkan total net buy sepanjang tahun berjalan ini senilai Rp 52,7 triliun.
Saham-Saham yang Paling Banyak Dijual dan Dibeli
Selama sepekan, investor asing banyak menjual saham PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI), PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN), PT Bank Mandiri Tbk (BMRI), PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), dan PT HM Sampoerna Tbk (HMSP).
Nilai transaksi net sell saham BBRI di pasar reguler BEI dalam sepekan terakhir mencapai Rp 3,5 triliun atau terbesar. Kemudian, saham BREN dengan net sell Rp 1,1 triliun dan BMRI Rp 563 miliar.
Selanjutnya, saham FREN dengan net sell Rp 134,1 miliar, BBCA Rp 114,6 miliar, dan HMSP Rp 105 miliar.
Sebaliknya, asing banyak membeli saham PT Adaro Energy Indonesia Tbk (ADRO), PT Astra International Tbk (ASII), PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM), PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BRIS), dan PT Bukit Asam Tbk (PTBA).
Kemudian, saham PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA), PT Indofood CBP Sukses Makmur Tbk (ICBP), dan PT Bank Jago Tbk (ARTO).
Net buy pada saham ADRO sebesar Rp 451 miliar, ASII Rp 282,3 miliar, TLKM Rp 260,2 miliar, BRIS Rp 238,1 miliar, PTBA Rp 214,2 miliar, TPIA Rp 193,1 miliar, ICBP Rp 147,5 miliar, dan ARTO Rp 114,3 miliar.
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






