Terungkap Rencana ADRO Setelah Lepas Adaro Andalan
Lebih lanjut, terangnya, Adaro Energy Indonesia (ADRO) secara terkonsolidasi masih tetap memiliki investasi di bidang pertambangan batu bara metalurgi dan batuan, serta pengolahan mineral melalui PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (ADMR), energi, utilitas dan infrastruktur pendukung yang ditopang oleh sumber daya dan potensi yang dimilikinya. Dan ke depannya Adaro akan lebih mengembangkan proyek-proyek yang ada saat ini dalam bidang energi yang mendukung program ekonomi hijau Pemerintah Indonesia.
Mahardika menyebutkan, proyek-proyek yang masih berjalan setelah pelepasan AAI adalah proyek-proyek yang saat ini sedang dijalankan oleh pilar Adaro Minerals (di bawah ADMR) dan pilar Adaro Green.
Di antaranya adalah proyek pengembangan pertambangan batu bara metalurgi, proyek pengolahan aluminium dengan kapasitas 500 ktpa di Kaltara Industrial Park, proyek pembangkit listrik tenaga angin dengan kapasitas 70 MW di Kalimantan Selatan, dan pembangkit listrik tenaga air dengan kapasitas 1.375 MW di Kalimantan Utara.
Saat ini, sebut Mahardika, Adaro Energy sedang menunggu tanggapan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) terhadap keterbukaan informasi yang diumumkan oleh perseroan pada tanggal 11 September 2024.
Adaro Energy Indonesia (ADRO) akan menggelar rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) pada 18 Oktober 2024 mulai pukul 10.00 WIB di Jakarta.
Adapun pemegang saham yang berhak hadir atau diwakili dalam rapat ditentukan lewat yang namanya tercatat dalam daftar pemegang saham Adaro Energy pada tanggal 25 September 2024.
Mata acara rapat adalah persetujuan atas rencana Adaro Energy Indonesia untuk menjual sebanyak-banyaknya seluruh saham yang dimiliki perseroan pada PT Adaro Andalan Indonesia (dahulu bernama PT Alam Tri Abadi) yang merupakan transaksi material.
Rencana penjualan sebanyak-banyaknya seluruh saham yang dimiliki perseroan pada PT Adaro Andalan Indonesia merupakan suatu transaksi material berdasarkan POJK 17/2020, karena masing-masing total aset, laba bersih, dan pendapatan usaha PT Adaro Andalan Indonesia melebihi 50% dari total aset, laba bersih, dan pendapatan perseroan.
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






