Minggu, 21 Juni 2026

Saham BRMS, ENRG, BUMI Menjadi-jadi

Penulis : Thresa Sandra Desfika
2 Okt 2024 | 12:16 WIB
BAGIKAN
Energi Mega Persada (ENRG), emiten Grup Bakrie. Perseroan
Energi Mega Persada (ENRG), emiten Grup Bakrie. Perseroan

JAKARTA, investor.id - Saham tiga emiten Grup Bakrie menjadi-jadi pada sesi I perdagangan 2 Oktober 2024. Ketiganya adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).

Saham BRMS diparkir +12,80 ke Rp 282, saham ENRG +11,71% ke Rp 248, dan saham BUMI +3,50% ke Rp 148.

Di sesi I, saham Bumi Resources Minerals (BRMS) sempat menyentuh Rp 288 yang merupakan level tertingginya dalam satu tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

Saham BRMS juga laris dengan sebanyak 1,74 miliar saham ditransaksikan, frekuensi 26.466 kali, dan nilai transaksi Rp 474,24 miliar.

Sedangkan saham Energi Mega Persada (ENRG) sempat tembus Rp 254 yang merupakan level tertingginya dalam 6 bulan terakhir,

Sejumlah 476,24 juta saham ENRG ditransaksikan, frekuensi 15.854 kali, dan nilai transaksi Rp 116,05 miliar.

BUMI

Kemudian saham Bumi Resources (BUMI) juga sempat kena Rp 150 yang merupakan level tertingginya dalam satu tahun terakhir.

Saham BUMI diburu dengan 4,04 miliar saham ditransaksikan, frekuensi 28.567 kali, dan nilai transaksi Rp 585,83 miliar.

Bumi Resources (BUMI) merupakan emiten batu bara Grup Bakrie dan Salim. Sedangkan Bumi Resources Minerals (BRMS) merupakan anak usaha BUMI yang bergerak di bisnis pertambangan dan produksi emas.

Kemudian Energi Mega Persada (ENRG) merupakan emiten Grup Bakrie di sektor minyak dan gas bumi.

Sementara itu, berdasarkan ulasan Stockbit Sekuritas, harga minyak WTI naik +2,44% ke level US$ 69,83/barrel pada perdagangan Selasa (1/10/2024) malam.

Hal tersebut  seiring kekhawatiran investor akan eskalasi geopolitik di Timur Tengah pasca-serangan udara Iran ke Israel. Serangan tersebut merupakan respons Iran atas serangan Israel ke kompleks diplomat Iran di Suriah.

Investment Analyst Stockbit, Hendriko Gani menilai harga minyak berpotensi memberikan sentimen positif jangka pendek bagi emiten produsen migas dan penunjang migas, salah satunya Energi Mega Persada (ENRG).

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 10 menit yang lalu

BBCA Dijagokan Lagi, Dana Besar Masuk

Saham BBCA (BCA) kembali dijagokan untuk perdagangan selanjutnya. Target harga saham BBCA tinggi. Dana besar masuk!
Business 38 menit yang lalu

KEK Industropolis Batang Jadi Magnet Investasi Global, Pimpin Transisi Industri Hijau

KEK Industropolis Batang jadi magnet investasi global, yang berada di jalur tepat untuk memimpin transisi industri hijau di Asia Tenggara.
Market 1 jam yang lalu

BERITA POPULER: Saham Murah BMRI Diserok hingga Rencana MSCI 23 Juni

Berita populer 24 jam terakhir, mulai dari saham murah BMRI diserok hingga rencana MSCI pada 23 Juni soal status pasar modal Indonesia.
International 6 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 7 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 7 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia