Saham BRMS, ENRG, BUMI Menjadi-jadi
JAKARTA, investor.id - Saham tiga emiten Grup Bakrie menjadi-jadi pada sesi I perdagangan 2 Oktober 2024. Ketiganya adalah PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS), PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG), dan PT Bumi Resources Tbk (BUMI).
Saham BRMS diparkir +12,80 ke Rp 282, saham ENRG +11,71% ke Rp 248, dan saham BUMI +3,50% ke Rp 148.
Di sesi I, saham Bumi Resources Minerals (BRMS) sempat menyentuh Rp 288 yang merupakan level tertingginya dalam satu tahun terakhir.
Saham BRMS juga laris dengan sebanyak 1,74 miliar saham ditransaksikan, frekuensi 26.466 kali, dan nilai transaksi Rp 474,24 miliar.
Sedangkan saham Energi Mega Persada (ENRG) sempat tembus Rp 254 yang merupakan level tertingginya dalam 6 bulan terakhir,
Sejumlah 476,24 juta saham ENRG ditransaksikan, frekuensi 15.854 kali, dan nilai transaksi Rp 116,05 miliar.
BUMI
Kemudian saham Bumi Resources (BUMI) juga sempat kena Rp 150 yang merupakan level tertingginya dalam satu tahun terakhir.
Saham BUMI diburu dengan 4,04 miliar saham ditransaksikan, frekuensi 28.567 kali, dan nilai transaksi Rp 585,83 miliar.
Bumi Resources (BUMI) merupakan emiten batu bara Grup Bakrie dan Salim. Sedangkan Bumi Resources Minerals (BRMS) merupakan anak usaha BUMI yang bergerak di bisnis pertambangan dan produksi emas.
Kemudian Energi Mega Persada (ENRG) merupakan emiten Grup Bakrie di sektor minyak dan gas bumi.
Sementara itu, berdasarkan ulasan Stockbit Sekuritas, harga minyak WTI naik +2,44% ke level US$ 69,83/barrel pada perdagangan Selasa (1/10/2024) malam.
Hal tersebut seiring kekhawatiran investor akan eskalasi geopolitik di Timur Tengah pasca-serangan udara Iran ke Israel. Serangan tersebut merupakan respons Iran atas serangan Israel ke kompleks diplomat Iran di Suriah.
Baca Juga:
Saham Medco (MEDC) DiburuInvestment Analyst Stockbit, Hendriko Gani menilai harga minyak berpotensi memberikan sentimen positif jangka pendek bagi emiten produsen migas dan penunjang migas, salah satunya Energi Mega Persada (ENRG).
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






