Sabtu, 20 Juni 2026

Alarm Saham BUMI

Penulis : Thresa Sandra Desfika
20 Jun 2026 | 12:05 WIB
BAGIKAN
Arutmin entitas Bumi Resources (BUMI). Ist
Arutmin entitas Bumi Resources (BUMI). Ist

JAKARTA, investor.id – Meski harga saham PT Bumi Resources Tbk (BUMI) melompat 7,01% sepanjang pekan ini, periode 15-17 Juni 2026, tapi ada alarm yang mulai berbunyi dipicu aksi jual asing.

Ya, di pekan ketiga Juni 2026, saham emiten Grup Bakrie dan Salim itu malah membukukan net sell investor asing Rp 553,31 miliar. Padahal, pada dua pekan sebelumnya, saham BUMI selalu membukukan net buy asing.

Di empat hari bursa pada minggu ini, saham BUMI selalu kena net sell asing. Dan yang tertinggi terjadi pada 15 Juni dengan net sell asing Rp 335,57 miliar. Padahal di hari itu, saham BUMI melompat tinggi 10,19%.

ADVERTISEMENT

Adapun pada perdagangan Jumat (19/6/2026) kemarin, saham emiten pertambangan BUMI ditutup melemah 1,75% ke Rp 168. Sebanyak 2,64 miliar saham BUMI diperdagangkan, frekuensi 44.511 kali, dan nilai transaksi Rp 452,44 miliar.

PT Bumi Resources Tbk (BUMI) memiliki agenda besar pada Kamis (18/6/2026) berupa rapat umum pemegang saham tahunan (RUPST) dan rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB).

Rapat diselenggarakan di JS Luwansa Hotel Jakarta. Di mana RUPST terdiri dari lima mata acara, di antaranya pengesahan neraca dan perhitungan laba/rugi untuk tahun buku yang berakhir pada 31 Desember 2025.

Juga perubahan dan/atau penetapan kembali susunan direksi dan dewan komisaris perseroan.

Sedangkan, RUPSLB satu mata acara yaitu perubahan anggaran dasar perseroan dalam rangka penyesuaian terhadap Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025.

Namun, saat berita ini disusun, belum ada keterangan resmi dari perseroan mengenai hasil RUPST dan RUPSLB.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Business 7 menit yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 27 menit yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
International 42 menit yang lalu

Israel Serang Lebanon, Iran Kembali Tutup Selat Hormuz

Iran kembali tutup Selat Hormuz usai Israel serang Lebanon, ancam kesepakatan damai dengan AS dan picu krisis energi global.
Lifestyle 2 jam yang lalu

Hotto Gaet Indro Warkop

Brand minuman multigrain Hotto resmi meluncurkan kampanye "Karena Kamu Harus Sehat".
Business 2 jam yang lalu

Gandeng Indomaret, FolaPlay (IRSX) Perluas Akses Hiburan Digital

Folaplay menjalin kerja sama distribusi dengan Indomaret yang dikelola oleh PT Indomarco Prismatama.
Lifestyle 2 jam yang lalu

Epidemiolog Prediksi Kasus Demam Dengue Meningkat pada 2027

Epidemiolog memprediksi kasus demam berdarah akan meningkat pada 2027. Kondisi ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan El Nino.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia