Minggu, 21 Juni 2026

Tiba-tiba Merah, Saham Ini Makin Murah, Lo Kheng Hong Pegang Banyak

Penulis : Thresa Sandra Desfika
2 Okt 2024 | 13:02 WIB
BAGIKAN
PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL). Foto: Perseroan.
PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL). Foto: Perseroan.

JAKARTA, investor.id - Saham emiten portofolio Lo Kheng Hong, PT Gajah Tunggal Tbk (GJTL) tiba-tiba anjlok 4,30% ke Rp 1.225 pada akhir sesi I perdagangan 2 Oktober 2024.

Sebanyak 29,09 juta saham Gajah Tunggal (GJTL) ditransaksikan, frekuensi 4.434 kali, dan nilai transaksi Rp 36,30 miliar.

Saham Gajah Tunggal dengan kode GJTL juga sempat menyentuh Rp 1.220 yang merupakan level terendahnya dalam satu bulan terakhir.

ADVERTISEMENT

Harga saham GJTL – jagoan Lo Kheng Hong – menyentuh Rp 1.225, berarti sama dengan levelnya di tiga bulan lalu pada 2 Juli 2024. Saat itu saham Gajah Tunggal terus jatuh hingga sempat menyentuh Rp 1.110 per penutupan perdagangan 25 Juli 2024.

Dalam sepekan terakhir saham emiten produsen ban Gajah Tunggal turun 6,13%. Rasio price to book value GJTL jadi 0,48 kali undervalue. Dan price earning ratio (PER) 3,70 kali. 

Rasio PBV GJTL 0,48 kali ada di atas mean PBV standard deviation GJTL dalam tiga tahun terakhir 0,38 kali. Sedangkan PER GJTL 3,70 kali di bawah mean PE standard deviation GJTL dalam tiga tahun terakhir 37,83 kali.

Nilai kapitalisasi pasar alias market cap Gajah Tunggal (GJTL) sebesar Rp 4,26 triliun.

Sebagai informasi, investor kawakan Lo Kheng Hong tercatat memiliki 181.183.000 (5,19%) saham Gajah Tunggal.

Kinerja

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


International 3 jam yang lalu

Skandal Korupsi Spanyol: Istri PM Pedro Sanchez Diadili dan Paspornya Disita

Istri PM Spanyol Begoña Gómez resmi diadili atas kasus korupsi. Paspor disita dan kubu oposisi mendesak pemerintah untuk mundur.
National 3 jam yang lalu

Ilmuwan Peringatkan Konsekuensi Besar El Nino bagi Cuaca Global

Fenomena El Niño resmi tiba! Ilmuwan peringatkan potensi kekeringan parah dari Indonesia hingga Amazon serta ancaman rekor suhu terpanas.
Lifestyle 3 jam yang lalu

Devin/Faathir Raih Final Perdana BWF Super 300 di Macau Open 2026, Hasil Nyata Pembinaan Berkelanjutan

Capaian ini menandai perkembangan signifikan pasangan muda yang selama ini disiapkan sebagai bagian dari regenerasi bulu tangkis Nasional.
International 4 jam yang lalu

Proyek Ambisius AI Kuras Kas, Investor Pantau Pasar Obligasi

Pembangunan pusat data AI kuras kas perusahaan teknologi. Investor kini wajib pantau suku bunga The Fed dan pasar obligasi global.
Business 4 jam yang lalu

Red Hat Dukung Pengembangan Agentic AI

Red Hat, penyedia solusi open source , baru-baru ini mengumumkan langkah inovatif yang signifikan pada portofolio  Red Hat AI untuk membantu menjembatani kesenjangan antara eksperimen AI dan kendali operasional di tingkat produksi.
International 4 jam yang lalu

Serangan Israel Tewaskan 16 di Lebanon, Dialog AS-Iran di Ujung Tanduk

Gencatan senjata rapuh, serangan Israel tewaskan 16 orang di Lebanon. Masa depan dialog damai nuklir AS-Iran kini kian terancam.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia