Harga Emas Terpuruk Enam Hari Beruntun, Penguatan Dolar AS Jadi Dalangnya
Sementara itu, Presiden Dallas Fed Bank Lorie Logan menyatakan, lebih memilih pemangkasan suku bunga yang lebih kecil ke depan, mengingat risiko kenaikan inflasi yang ‘masih nyata’ serta ketidakpastian ekonomi yang ‘signifikan’.
Kini, investor menantikan data Indeks Harga Konsumen (CPI) dan Indeks Harga Produsen (PPI) AS yang akan dirilis pada Kamis (10/10/2024) dan Jumat (11/10/2024) untuk mendapatkan gambaran lebih jelas terkait prospek suku bunga.
"Terlepas dari penurunan moderat ini, ekspektasi suku bunga yang lebih rendah dan ketegangan geopolitik yang terus berlanjut menunjukkan bahwa latar belakang untuk mendukung harga emas dalam jangka panjang," kata Carlo Alberto De Casa, analis pasar dari Kinesis Money, dalam sebuah catatan.
Sedangkan harga logam mulia lainnya, yaitu perak spot jatuh 0,8% menjadi US$ 30,46 per ons. Platinum stabil di US$ 949,91, sedangkan paladium naik 1,6% menjadi US$ 1.038,25 per ons.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






