Sabtu, 20 Juni 2026

Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) Dirikan Perusahaan Logistik

Penulis : Muawwan Daelami
2 Nov 2024 | 12:01 WIB
BAGIKAN
Aktivitas pertambangan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). (Foto: CUAN)
Aktivitas pertambangan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN). (Foto: CUAN)

JAKARTA, investor.id  – PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melalui anak usahanya, PT Armada Maritim Persada (AMP), mendirikan perusahaan baru bernama PT Usaha Berlayar Lancar (UBL) yang bergerak di sektor logistik pada 31 Oktober 2024.

Sekretaris Perusahaan PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk Robertus Maylando Siahaya menjelaskan, pendirian UBL ini bertujuan untuk memenuhi salah satu persyaratan agar perseroan dapat mengintegrasikan kegiatan logistik pengangkutan barang, sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku.

Sebab, kegiatan logistik angkutan laut perairan pelabuhan dalam negeri tidak dapat digabungkan dengan perizinan usaha lainnya. Oleh sebab itu, pembentukan UBL ini akan fokus bergerak di bidang angkutan laut perairan pelabuhan dalam negeri untuk barang.

ADVERTISEMENT

“Pendirian UBL akan menunjang kegiatan usaha utama perseroan dan memperluas jaringan usaha serta bagian dari rencana pengembangan usaha jangka panjang perseroan untuk menjadi perusahaan pertambangan yang terintegrasi dan efisien,” tulis Robertus dalam pengumuman resminya, Jumat (1/11/2024).

Sementara secara struktur kepemilikan saham, dia merinci, sesuai akta pendirian UBL, AMP yang 99,99% sahamnya dikuasai oleh Petrindo akan memegang sebanyak 4.000 saham atau mencerminkan 40% dengan nilai nominal sebesar Rp 4 miliar.

Sebelumnya, entitas anak Petrindo yang lain yakni PT Petrosea Tbk (PTRO) juga telah membentuk anak usaha baru bernama PT Petrosea Infrastruktur Nusantara (PIN) pada 8 Oktober 2024.

Sekretaris Perusahaan Petrosea Anto Broto menerangkan, pendirian PIN sebagai subholding perseroan bertujuan untuk menunjang aktivitas holding dan konsultasi manajemen di bidang infrastruktur.

"Pendirian PT PIN sebagai anak perusahaan akan berdampak positif bagi Petrosea. PT PIN akan menunjang kegiatan usaha dan memperluas jaringan usaha sebagai bagian dari rencana strategis pengembangan usaha perseroan," papar Anto.

Diketahui, Petrindo sebagai portofolio pertambangan milik konglomerat Prajogo Pangestu tengah agresif mengintegrasikan dan mengonsolidasikan entitas-entitas usahanya ke dalam ekosistem grup untuk menunjang kualitas layanan dan pendapatan grup.

Chief Financial Officer PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk, Kartika Hendrawan, menyampaikan Petrindo Group telah mengonsolidasikan secara penuh seluruh entitasnya yang berada di dalam grup.

“Dengan integrasi Petrosea di dalam ekosistem Petrindo, maka Petrindo akan fokus menjadi pemain tambang. Sedangkan, Petrosea sebagai kontraktor tambang,” ucap  Hendrawan dalam paparan publik, Rabu (23/10/2024). 

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Lifestyle 7 menit yang lalu

Hotto Gaet Indro Warkop

Brand minuman multigrain Hotto resmi meluncurkan kampanye "Karena Kamu Harus Sehat".
Business 25 menit yang lalu

Gandeng Indomaret, FolaPlay (IRSX) Perluas Akses Hiburan Digital

Folaplay menjalin kerja sama distribusi dengan Indomaret yang dikelola oleh PT Indomarco Prismatama.
Lifestyle 45 menit yang lalu

Epidemiolog Prediksi Kasus Demam Dengue Meningkat pada 2027

Epidemiolog memprediksi kasus demam berdarah akan meningkat pada 2027. Kondisi ini dipicu oleh cuaca ekstrem dan El Nino.
Market 1 jam yang lalu

DOSS Bagi Dividen 14,8% dari Laba

PT Global Sukses Digital Tbk (DOSS) akan membagikan dividen interim sebesar Rp 5,17 miliar untuk tahun buku 2025.
Finance 1 jam yang lalu

Optimalisasi Pengelolaan Dana, Fintech Ini Bangun Kolaborasi Strategis Global

SplitPay berperan pada sektor Financial Infrastructure dan Fund Development yang mendukung pengembangan teknologi keuangan.
Business 1 jam yang lalu

Chandra Asri Group Klarifikasi Kepemilikan Saham PRDA Hanya Bagian dari Pengelolaan Portofolio Investasi

Chandra Asri Group menegaskan pembelian saham PRDA pada April 2026 merupakan bagian dari pengelolaan portofolio investasi jangka pendek.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia