Wall Street Cetak Rekor Tertinggi Berjemaah Setelah Trump Kembali Berkuasa
NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) berjemaah pada Rabu (6/11/2024). setelah Donald Trump diproyeksikan memenangkan pemilihan presiden Amerika Serikat (Pilpres AS) 2024.
Dikutip dari CNBC internasional, Dow Jones Industrial Average sempat melesat 1.508 poin (3,6%) ditutup menjadi 43.729,9 yang merupakan rekor tertinggi sepanjang masa. Ini menjadi lonjakan satu hari terbesar bagi Dow Jones sejak November 2022. Selain Dow Jones, indeks utama lainnya seperti S&P 500 dan Nasdaq Composite juga mencatatkan rekor baru, masing-masing naik 2,5% dan hampir 3%.
NBC News memperkirakan Trump akan mengalahkan rivalnya dari Partai Demokrat Kamala Harris, setelah memperoleh setidaknya 291 suara elektoral, termasuk kemenangan di negara bagian kunci seperti Pennsylvania, Carolina Utara, dan Georgia.
Kemenangan Trump membawa dorongan besar bagi saham-saham yang diperkirakan diuntungkan dari kebijakannya. Tesla, yang CEO-nya Elon Musk dikenal sebagai pendukung Trump, mencatat lonjakan saham lebih dari 14%. Saham perbankan juga mengalami kenaikan, di mana JPMorgan Chase naik 11,5% dan Wells Fargo melonjak 13%.
Indeks Russell 2000, yang mencakup perusahaan-perusahaan kecil berorientasi domestik, turut meroket hingga 5,8%. Perusahaan kecil ini diyakini akan mendapat manfaat besar dari pemotongan pajak dan kebijakan proteksionisme Trump.
Kepala Ekuitas Amerika di Janus Henderson Investors Marc Pinto mengatakan, Trump dipandang mendukung tarif pajak korporasi yang lebih rendah, deregulasi, dan kebijakan industri yang mengutamakan pertumbuhan domestik. Kebijakan itu berpotensi memberikan stimulus lebih bagi perekonomian AS dan mendukung aset berisiko.
"Saat Pemilu 2016, indeks S&P 500 melonjak hampir 5% dari hari sebelum pemilu hingga akhir tahun, yang dikenal sebagai Trump rally. Kami memprediksi tren serupa bisa terjadi kembali," ungkapnya.
Rekor Bitcoin
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






