Jumat, 15 Mei 2026

Dua Direktur Cabut, Saham Emiten Edwin Soeryadjaya Malah Melambung

Penulis : Rama Sukarta
13 Nov 2024 | 12:03 WIB
BAGIKAN
Proyek AIM (Acid, Iron, Metal) Merdeka Battery Material (MBMA), emiten Edwin Soeryadjaya. (Foto: Perseroan)
Proyek AIM (Acid, Iron, Metal) Merdeka Battery Material (MBMA), emiten Edwin Soeryadjaya. (Foto: Perseroan)

JAKARTA, investor.id - Dua direktur PT Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) mengundurkan diri. Yakni Devin Antonio Ridwan dari posisi presiden direktur dan Andrew Phillip Starkey dari posisi direktur.

Surat pengunduran diri keduanya telah diterima oleh Merdeka Battery Materials (MBMA) pada tanggal 11 November 2024 lalu. Hal tersebut disampaikan oleh MBMA pada keterbukaan informasi IDX. MBMA merupakan emiten nikel dengan penerima manfaat akhir Edwin Soeryadjaya dan Winato Kartono.

"Pada tanggal 11 November 2024, perseroan menerima surat permohonan pengunduran diri dari masing-masing Bapak Devin Antonio Ridwan dari jabatannya sebagai presiden direktur perseroan dan Bapak Andrew Phillip Starkey dari jabatannya sebagai direktur perseroan keduanya tertanggal 11 November 2024," tulis Corporate Secretary MBMA Deny Greviartana Wijaya, Selasa (12/11/2024).

ADVERTISEMENT

Lebih lanjut, MBMA menyebut pengunduran diri dua direksi dari jabatannya tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap kegiatan operasional, hukum, kondisi keuangan, atau kelangsungan usaha Perseroan.

"Selanjutnya perseroan akan menyelenggarakan rapat umum pemegang saham untuk memutuskan pengunduran diri tersebut sebagaimana diatur dalam pasal 8 ayat 3 POJK 33/2014," sambung MBMA.

Dalam keterangannya, Merdeka Battery (MBMA) tidak menjelaskan alasan pengunduran diri kedua direksi.

Saham

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia