Jumat, 15 Mei 2026

Harga CPO Bullish, SSMS Berpeluang Bersinar? Begini Pandangan Analis

Penulis : Indah Handayani
5 Des 2024 | 09:48 WIB
BAGIKAN
Bisnis sawit. Foto: PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).
Bisnis sawit. Foto: PT Sawit Sumbermas Sarana Tbk (SSMS).

Namun saat ini saham SSMS berada di area support 1.010-1.025, setelah pada perdagangan kemarin menguat 20 poin (1,91%) ke level 1.065 maka, masih layak untuk memperhatikan pergerakkan hari ini terlebih sebagai bentuk lanjutan untuk melihat arahnya kemana.

“Selama beberapa hari pada November 2024, SSMS sedang mengalami distribusi yang cukup besar, sehingga apabila melihat kondisi Harga saat ini saran saya, kita perlu kembali pergerakkan Harga selama satu minggu ini untuk menentukan kembali support resistance dari SSMS,” ujar Yoser, Rabu (4/12/2024).

Dalam jangka pendek pun hal ini juga membantu kita untuk menentukan entry dan target price namun, karena pergerakan yang cepat ini kita perlu menentukan entry dan target price yang ketat untuk memaksimalkan profit. Melihat dari segi volume nya pun yang cenderung stagnan pada SSMS juga membuat kita sulit untuk menentukan trend dari emiten SSMS, sehingga kita membutuhkan bantuan indicator lain yang menyesuaikan dengan sweet spot masing-masing trader dan investor.

ADVERTISEMENT

Dari segi Komoditas, emiten CPO Berdasarkan penilaian pribadi sering kali pergerakannya memang tidak sejalan dengan komoditasnya sendiri walaupun kenaikan Harga CPO itu sendiri juga diikuti oleh sentimen seperti penerapan Single Tariff Ekspor sebesar 7.5% yang ditetapkan di pertengahan tahun 2024 ini pun tidak memberikan dampak signifikan pada Harga emiten CPO saat ini.

Menurut Yoser, memang CPO ini Secara fungsional sangat memiliki banyak alternatif produk jadi seperti kebutuhan rumah tangga, pangan, industri, dll. Namun, kita juga perlu memperhatikan permintaan CPO secara global, karena sering kali CPO ini sendiri sering terjegal oleh penilaian pasar global terhadap faktor lingkungan yang seringkali juga membuat Emiten yang berkaitan dengan CPO ini sendiri kurang perform dengan kenaikan Harga CPO tersebut.

“Kita tahu sendiri bahwa ESG matters di mata investor maupun pasar global Secara menyeluruh sehingga, kita sendiri juga perlu lebih objektif dalam memandang Komoditas CPO dan Emiten yang berkaitan dengan CPO dalam jangka pendek,” papar Yoser.

Menurut Yoser, prospek CPO sebagai komoditas masih memiliki prospek yang besar selama belum ada pengganti dari CPO, karena dari segi fungsional CPO memiliki banyak manfaat. “Kalau dari segi Emiten CPO secara keseluruhan memang cukup sulit untuk mendapatkan harga saham yang menarik karena sejak 10 tahun beberapa emiten ini masih cenderung mengalami downtrend,” pungkas Yoser.

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 11 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 43 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 54 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 58 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia