Harga CPO Rontok Pasca Rilis Data Penting Malaysia
Survei Reuters memperkirakan stok CPO pada 1,79 juta ton, dengan produksi diperkirakan mencapai 1,69 juta ton dan ekspor sebesar 1,52 juta ton.
Kepala riset dari broker minyak nabati Sunvin Group yang berbasis di Mumbai Anilkumar Bagani mengatakan, data MPOB untuk November sedikit bearish untuk pasar, karena persediaan turun lebih rendah dari yang diperkirakan akibat penurunan tajam pada ekspor.
"Minyak sawit kesulitan menarik pembelian baru dari pasar tujuan karena premi yang sangat besar dibandingkan dengan minyak kedelai," katanya.
Seorang dealer yang berbasis di New Delhi menyebut, laporan awal menunjukkan bahwa produksi akan lebih rendah bahkan pada bulan Desember karena curah hujan yang berlebihan, tetapi ekspor juga rendah. Pasar juga memperhatikan mandat biodiesel Indonesia, yang akan dimulai pada Januari, dan dapat menurunkan ekspor dari produsen utama.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






