Harga Emas Turun Tajam Lagi, tapi Tetap Untung Minggu Ini
NEW YORK, investor.id - Harga emas turun tajam lagi pada Jumat (13/12/2024). Penurunan yang terjadi dalam dua hari beruntun ini terjadi seiring dengan penguatan dolar Amerika Serikat (AS). Meski demikian, harga emas tetap mencetakkan keuntungan pada minggu ini berkat ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed pada pekan depan.
Dikutip dari Reuters, harga emas spot anjlok 1,1% ke level US$ 2.652,2 per ons. Sementara dolar AS menguat mendekati level tertingginya dalam lebih dari dua minggu terakhir. Sedangkan kontrak berjangka emas AS jatuh 1,2% menjadi US$ 2.675,8 per ons.
Baca Juga:
Budi Said Dituntut 16 Tahun Penjara Dan Bayar Uang Pengganti Rp 1,1 Triliun di Kasus Transaksi EmasPada Kamis (12/12/2024), harga emas sempat mencapai level tertinggi sejak 6 November dan telah menguat hampir 1% sepanjang pekan ini.
“Harga emas mengalami lonjakan besar sepanjang tahun ini. Memasuki akhir tahun, ada kemungkinan beberapa aksi profit taking, tetapi saya percaya tren kenaikan harga emas akan terus berlanjut,” ujar analis pasar senior di RJO Futures Daniel Pavilonis.
Pada 2024, harga emas telah mencetak rekor tertinggi berkat beberapa faktor pendukung utama, antara lain kebijakan moneter yang lebih longgar, pembelian besar-besaran oleh bank sentral, serta permintaan sebagai aset safe haven di tengah ketidakpastian global.
Baca Juga:
Apa Itu Investasi Emas Digital?Saat Ini, pelaku pasar memperkirakan kemungkinan sebesar 97% bahwa The Fed akan memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin pada pertemuan 17-18 Desember mendatang. Fokus utama juga akan tertuju pada pernyataan Ketua The Fed Jerome Powell terkait kebijakan moneter AS untuk 2025.
Rencana Tarif Trump
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






