Harga CPO Rontok Lagi Seiring Pelemahan Minyak Kedelai
JAKARTA, investor.id – Harga kontrak Crude Palm Oil (CPO) di Bursa Malaysia Derivatives (BMD) rontok lagi pada Senin (16/12/2024). Ini merupakan pelemahan dua hari beruntun seiring dengan pelemahan harga minyak kedelai.
Berdasarkan data BMD pada penutupan Senin, kontrak berjangka CPO untuk Desember 2024 turun 94 Ringgit Malaysia menjadi 4.900 Ringgit Malaysia per ton. Untuk kontrak berjangka CPO Januari 2025 terkoreksi 81 Ringgit Malaysia menjadi 4.825 Ringgit Malaysia per ton.
Sementara itu, kontrak berjangka CPO Februari 2025 melemah 58 Ringgit Malaysia menjadi 4.758 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Maret 2025 turun 45 Ringgit Malaysia menjadi 4.644 Ringgit Malaysia per ton.
Sedangkan kontrak berjangka CPO April 2025 terpangkas 38 Ringgit Malaysia menjadi 4.524 Ringgit Malaysia per ton. Kontrak berjangka CPO Mei 2025 turun 34 Ringgit Malaysia menjadi 4.418 Ringgit Malaysia per ton.
Dikutip dari Bernama, trader minyak sawit David Ng mengatakan, harga CPO seiring dengan penurunan harga minyak kedelai. Ia juga mencatat bahwa penurunan harga minyak mentah turut menekan harga CPO. “Kami melihat level support di 4.700 Ringgit Malaysia per ton dan level resistance di 5.000 Ringgit Malaysia per ton,” katanya.
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






