Jumat, 15 Mei 2026

Saham PANI Turun, Langsung Disambar

Penulis : Rama Sukarta / Thresa Sandra Desfika
17 Des 2024 | 07:10 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi proyek PIK2 (PANI). Foto: Situs Web Perseroan
Ilustrasi proyek PIK2 (PANI). Foto: Situs Web Perseroan

JAKARTA, investor.id - Saham emiten Agung Sedayu dan Salim Group, PT Pantai Indah Dua Tbk (PANI) atau PIK2 memerah 14,40% ke Rp 15.900 pada perdagangan Senin (16/12/2024).

Sebanyak 37.06 juta saham PANI ditransaksikan, frekuensi 38.027 kali, dan nilai transaksi 624,80 miliar.

Saat saham emiten properti ini melemah ternyata ada yang langsung mengambil kesempatan menyambar. Broker Stockbit Sekuritas mencatatkan net buy Rp 41,4 miliar, UBS Sekuritas juga net buy Rp 23,1 miliar, dan Ajaib Sekuritas net buy Rp 20,3 miliar.

Sebelumnya saham PANI sempat melambung tinggi ke Rp 19.100 per penutupan 11 Desember 2024.

ADVERTISEMENT

Bursa Efek Indonesia (BEI) belum lama ini meminta penjelasan kepada PIK2 (PANI) terkait volatilitas pergerakan saham. Hal itu terungkap dalam keterbukaan informasi PANI pada 16 Desember 2024 dalam menjawab permintaan BEI.

Sekretaris Perusahaan PANI, Christy Grassela menjelaskan, perseroan belum memiliki rencana untuk melakukan tindakan korporasi dalam 3 bulan mendatang yang dapat memengaruhi pencatatan saham perseroan di bursa.

Tapi perseroan melalui entitas anak telah melakukan keterbukaan informasi sehubungan dengan rencana tindakan korporasi berupa IPO melalui publikasi prospektus ringkas di surat kabar pada tanggal 13 Desember 2024 dan telah melakukan bookbuilding sejak tanggal 13 Desember 2024 sampai dengan 20 Desember 2024.

Di sisi lain, Equity Research Analyst Felix Darmawan mengatakan bahwa pelemahan harga saham PANI pada 16 Desember disebabkan oleh beberapa faktor. Di antaranya adalah investor yang tengah melakukan aksi profit taking dan investor merespons aksi korporasi PANI.

"Kalau kita lihat performa PANI dalam beberapa pekan terakhir, sudah naik signifikan ke level 19.000. Ini memang waktu untuk melakukan profit taking. Memang hari ini turunnya cukup dalam,” kata Felix kepada B-Universe di BEI Jakarta, Senin (16/12/2024)

“Investor juga menyambut kabar anak usahanya Bangun Kosambi Sukses (CBDK) yang akan IPO pada bulan depan. Itu menjadi salah satu euforia dari saham PANI yang menjadi buruan investor dalam beberapa pekan terakhir," sambungnya.

Sebagai informasi, Bangun Kosambi Sukses (CBDK) menawarkan hingga 566,89 juta saham baru di kisaran harga Rp 3.000-4.060 per saham.

PPN

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 25 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 57 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia