Jumat, 15 Mei 2026

Manuver PIK 2 (PANI) dan Letupan Cuan Sahamnya

Penulis : Jauhari Mahardhika
31 Des 2024 | 16:01 WIB
BAGIKAN
Sugianto Kusuma (Aguan). (Foto: Dok Pribadi)
Sugianto Kusuma (Aguan). (Foto: Dok Pribadi)

JAKARTA, investor.id – Pasar modal Indonesia sepanjang 2024 didominasi oleh aksi korporasi dari beberapa konglomerat, yang diikuti lonjakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Salah satunya, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK 2, emiten besutan Grup Agung Sedayu (Sugianto Kusuma atau Aguan) dan Grup Salim (Anthoni Salim).

PIK 2 (PANI) menggelar private placement senilai Rp 6,5 triliun pada Agustus lalu. Dana hasil aksi korporasi itu dipakai untuk mengakuisisi lahan seluas 239 hektare (ha) dari pihak afiliasi.

Selanjutnya, pada Desember, PIK 2 mengumumkan rencana penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham anak usahanya, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK).

ADVERTISEMENT

CBDK menawarkan sebanyak 566,89 juta saham (10%) kepada publik. Harga IPO masih dalam kisaran Rp 3.000-4.060 per saham. CBDK berpeluang meraup dana sebesar Rp 1,7-2,3 triliun.

Menurut Stockbit Sekuritas, aksi korporasi itu turut mendongkrak return saham PANI. Harga saham PANI terbang 226,5% dalam setahun ke level Rp 16.000.

Tak hanya itu, saham beberapa emiten lain yang terafiliasi dengan Aguan juga melesat. Harga saham PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) melonjak 193,1% dalam setahun ke level Rp 214.

Sedangkan saham PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) melejit 214,4% dalam setahun menjadi Rp 1.220.

Calon Cuan Gede 

Editor: Jauhari Mahardhika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 28 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia