Manuver PIK 2 (PANI) dan Letupan Cuan Sahamnya
JAKARTA, investor.id – Pasar modal Indonesia sepanjang 2024 didominasi oleh aksi korporasi dari beberapa konglomerat, yang diikuti lonjakan harga saham di Bursa Efek Indonesia (BEI). Salah satunya, PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK 2, emiten besutan Grup Agung Sedayu (Sugianto Kusuma atau Aguan) dan Grup Salim (Anthoni Salim).
PIK 2 (PANI) menggelar private placement senilai Rp 6,5 triliun pada Agustus lalu. Dana hasil aksi korporasi itu dipakai untuk mengakuisisi lahan seluas 239 hektare (ha) dari pihak afiliasi.
Baca Juga:
Muncul Kabar IPO Perusahaan BesarSelanjutnya, pada Desember, PIK 2 mengumumkan rencana penawaran umum perdana (initial public offering/IPO) saham anak usahanya, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK).
CBDK menawarkan sebanyak 566,89 juta saham (10%) kepada publik. Harga IPO masih dalam kisaran Rp 3.000-4.060 per saham. CBDK berpeluang meraup dana sebesar Rp 1,7-2,3 triliun.
Menurut Stockbit Sekuritas, aksi korporasi itu turut mendongkrak return saham PANI. Harga saham PANI terbang 226,5% dalam setahun ke level Rp 16.000.
Tak hanya itu, saham beberapa emiten lain yang terafiliasi dengan Aguan juga melesat. Harga saham PT Bank Artha Graha Internasional Tbk (INPC) melonjak 193,1% dalam setahun ke level Rp 214.
Sedangkan saham PT Jakarta International Hotels & Development Tbk (JIHD) melejit 214,4% dalam setahun menjadi Rp 1.220.
Calon Cuan Gede
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






