Jumat, 15 Mei 2026

Wijaya Karya (WIKA) Kena Pemantauan Khusus Pefindo

Penulis : Thresa Sandra Desfika
1 Jan 2025 | 08:05 WIB
BAGIKAN
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). (Perseroan)
PT Wijaya Karya Tbk (WIKA). (Perseroan)

JAKARTA, investor.id - Terjadi perubahan pada peringkat PT Wijaya Karya Tbk (WIKA), obligasi berkelanjutan I, II, III; dan sukuk mudharabah berkelanjutan I, II, III perseroan oleh Pefindo.

Sekretaris Perusahaan Wijaya Karya, Mahendra Vijaya menjelaskan, Pefindo sebagai credit rating agency (lembaga pemeringkat) telah melakukan pemantauan khusus (special review) pada peringkat perseroan dan surat berharga perseroan dengan memberikan peringkat idBB- kategori CreditWatch dari sebelumnya idBBB- kategori Stable Outlook.

“Hal ini sepenuhnya merupakan hak lembaga pemeringkat dan perseroan menerima peringkat yang telah diterbitkan tersebut, di mana naik atau turunnya peringkat kredit pada suatu perusahaan adalah hal yang wajar mengikuti dinamika kondisi suatu perusahaan dan hal ini tidak bersifat tetap,” jelas Mahendra Vijaya dalam keterangan resmi dikutip Rabu (1/1/2025).

ADVERTISEMENT

Sesuai dengan rilis yang dikeluarkan Pefindo, sambung Mahendra, penurunan terhadap peringkat WIKA dan surat berharga perseroan dilakukan karena perseroan belum memperoleh kuorum persetujuan dalam rapat umum pemegang obligasi dan sukuk mudharabah berkelanjutan II tahap II 2022 yang telah dilakukan pada tanggal 16 dan 17 Desember 2024.

Harus Tercapai Kesepakatan

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 17 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia