Jumat, 15 Mei 2026

Perusahaan Energi Terbarukan Listing, Investor Jepang Siap Transaksi

Penulis : Thresa Sandra Desfika
9 Jan 2025 | 06:30 WIB
BAGIKAN
PLTBg Ujung Batu, Hero Global Investment (HGII). Perseroan
PLTBg Ujung Batu, Hero Global Investment (HGII). Perseroan

JAKARTA, investor.id - PT Hero Global Investment Tbk (HGII) mencatatkan (listing) sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) mulai Kamis, 9 Januari 2025 ini. HGII mencatatkan sebanyak 6,5 miliar saham.

Sebelumnya, perusahaan energi baru terbarukan (EBT) ini menggelar initial public offering (IPO) sebanyak 1,3 miliar (20%) saham. Masa penawaran umumnya pada 3-7 Januari 2025. Perseroan mematok harga IPO Rp 200 per saham sehingga nilai seluruh penawaran umumnya Rp 260 miliar.

Saham Hero Global Investment dicatatkan di papan pengembangan BEI. HGII menjadi perusahaan ke-5 yang tercatat di BEI pada tahun 2025.

ADVERTISEMENT

HGII bergerak pada sektor Infrastruktur dengan sub industri utilitas listrik. Harga penawaran saham HGII adalah senilai Rp 200 per saham sehingga kapitalisasi pasarnya adalah senilai Rp 1,3 triliun.

Berdasarkan data BEI, jumlah saham IPO HGII yang dipesan mencapai 11.161.054.300 saham. Karena itu terjadi kelebihan permintaan sebesar 8,59 kali. Adapun jumlah pemegang saham melalui IPO mencapai 63.380 investor.

Pemegang saham Hero Global Investment sebelum IPO terdiri dari Rudy Chandra 34%, Robert Njo 33%, dan Hendrianto Thamrin 33%. Ketiganya juga merupakan pengendali perseroan.

Sejalan dengan IPO, Hero Global Investment (HGII) telah mengumumkan kemitraan strategis dengan perusahaan terbuka di Tokyo Stock Exchange yaitu Shikoku Electric Power Company Inc atau Yonden (TYO:9507) yang bergerak di bidang pembangkit sekaligus penjualan listrik di wilayah Shikoku, Jepang. 

Presiden Direktur HGII Robin Sunyoto berharap kemitraan ini menjadi tonggak penting untuk meningkatkan pembangkit energi baru terbarukan (EBT) di Indonesia, seiring keahlian Yonden dengan portofolio pembangkit EBT lebih dari 1.000 megawatt (MW). 

Yonden melalui anak perusahaannya yaitu SEP International Netherlands BV (SEPI) telah menandatangani perjanjian jual beli saham bersyarat dengan pemegang saham pengendali HGII pada 8 November 2024. 

Pengendali Tetap Mayoritas

SEPI akan bergabung menjadi salah satu pemegang saham Hero Global Investment (HGII) melalui transaksi jual beli sebagian saham milik pemegang saham pengendali, paling lambat satu bulan setelah HGII melantai di BEI. 

"Setelah transaksi itu, pemegang saham pengendali tetap memiliki pengendalian atas HGII dengan kepemilikan mayoritas sebesar 55% dan SEPI sebesar 25%," ujar Robin sebagaimana dilansir Antara, Jumat (20/12/2024). 

Robin menjelaskan, struktur kepemilikan saham ini mencerminkan komitmen kedua belah pihak untuk menggabungkan kekuatan dalam mengembangkan HGII di sektor energi terbarukan di Indonesia. 

“Kolaborasi dengan Yonden memberikan peluang besar bagi HGII mempercepat pertumbuhan energi terbarukan di Indonesia. Sejalan dengan tujuan nasional untuk mencapai net zero emission pada tahun 2060, HGII berkomitmen memperluas portofolio energi terbarukan," ujar Robin.

Robin menjelaskan, rencana ekspansi HGII dalam mengembangkan energi terbarukan ke depan, di antaranya pembangkit listrik tenaga air (PLTA), pembangkit listrik tenaga minihidro (PLTM), pembangkit listrik tenaga surya (PLTS), pembangkit listrik tenaga biogas (PLTBg), serta pembangkit listrik tenaga biomassa (PLTBm) dengan target kapasitas hingga 100 MW pada 2031. 

Ia mengatakan, dukungan teknis dan pengalaman Yonden pada tahap pengembangan dan pembangunan proyek serta dalam hal O&M (operation and maintenance) akan memperkuat kemampuan HGII dalam pengelolaan pembangkit listrik secara optimal dan berkelanjutan. 

“Bersama dengan Yonden, HGII optimis memberikan kontribusi signifikan bagi industri energi terbarukan di Indonesia,” ujar Robin.

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 15 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 47 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 58 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia