Jumat, 15 Mei 2026

Emiten Baru Efeknya Besar, Agung Sedayu & Salim Group Diungkit Bos Muda

Penulis : Thresa Sandra Desfika
16 Jan 2025 | 07:51 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi: Menara Syariah PIK 2. Ist
Ilustrasi: Menara Syariah PIK 2. Ist

JAKARTA, investor.id - Saham emiten baru, PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) melonjak 19,75% mentok auto reject atas (ARA) ke Rp 7.275 pada perdagangan Rabu (15/1/2025) kemarin.

CBDK pertama kali mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia pada 13 Januari 2025 dan selalu ARA sejak saat itu. Dari harga IPO di Rp 4.060, saham CBDK sudah melambung 79,19%.

Pada 15 Januari, sebanyak 818,3 ribu saham Bangun Kosambi ditransaksikan, frekuensi 3.431 kali, dan nilai transaksi Rp 5,95 miliar.

ADVERTISEMENT

Saham Bangun Kosambi Sukses (CBDK) yang melesat membuatnya masuk daftar top leaders IHSG kemarin di nomor 9 dengan memberikan kontribusi +1,69 poin. Emiten baru ini sudah punya pengaruh besar ke IHSG. Adapun nilai kapitalisasi pasarnya Rp 41,24 triliun.

Bangun Kosambi Sukses merupakan anak usaha PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) atau PIK2. Yang mana PANI adalah emiten Agung Sedayu dan Salim Group.

Dukungan 2 Grup Besar

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 13 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 24 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 28 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia