Jumat, 15 Mei 2026

Jejak Kerja Sama Kuat Sunindo (SUNI) dan Entitas Grup Pertamina

Penulis : Muawwan Daelami
16 Jan 2025 | 12:56 WIB
BAGIKAN
Sunindo Pratama (SUNI)
Sunindo Pratama (SUNI)

JAKARTA, investor.id – PT Sunindo Pratama Tbk (SUNI) memiliki jejak kerja sama yang cukup kuat dengan entitas anak Grup Pertamina terutama dalam hal pengadaan casing atau pipa baja.

Berulang kali, Sunindo ditunjuk sebagai pemenang tender untuk pengadaan casing dari entitas Grup Pertamina. Terbaru atau tepatnya pada 14 Januari 2025, emiten yang bergerak di mesin dan peralatan tambang itu memenangkan tender pengadaan casing dari PT Pertamina Hulu Sanga Sanga senilai Rp 129,88 miliar.

“Penunjukan pemenang tender No. GA04025005A/I/2025S-02, atas tender no. GA04025005A, pengadaan COO Casing 13-3/8” Grade K55 (PHSS) PT Pertamina Hulu Sanga Sanga dengan nilai penawaran sebesar Rp 129,88 milia,” ungkap Direktur Sunindo Freddy Soejandy dalam keterangan resminya, Kamis (16/1/2025).

ADVERTISEMENT

Menurut Freddy, keberhasilan Sunindo memenangkan tender-tender bernilai signifikan memungkinkan bagi perseroan untuk memperoleh dan meningkatkan pendapatan usaha, serta memberikan kontribusi terhadap pendapatan dan laba usaha SUNI di 2025-2026.

Sebelum ini, emiten berkode saham SUNI tersebut juga ditunjuk sebagai pemenang tender untuk pengadaan casing dari entitas anak Grup Pertamina yang lain yaitu PT Pertamina EP.

Sebagai informasi, PT Pertamina EP merupakan anak usaha dari Pertamina Hulu yang bergerak di bidang eksplorasi dan eksploitasi minyak dan gas bumi. Penetapan SUNI sebagai pemenang tender oleh Pertamina EP kala itu diklaim telah melalui hasil evaluasi komersial.

Akhirnya, pada 25 Juni 2024, Sunindo pun secara resmi diputuskan sebagai pemenang tender untuk pengadaan casing Low grade 7 inch PT Pertamina EP zona 4 dengan nilai penawaran sebesar US$ 3,79 juta atau setara Rp 62 miliar.

Sebulan berselang atau tepatnya 3 Juli 2024, PT Pertamina EP kembali memberikan kepercayaan kepada SUNI sebagai pemenang tender untuk pengadaan casing senilai US$ 1,60 juta atau setara Rp 26,34 miliar. Kali ini, casing atau pipa baja yang dimintakan Pertamina EP berupa casing tipe low grade alias TFC tahap II.

Itulah sebabnya, serangkaian tender bernilai signifikan yang berhasil dimenangkan SUNI bakal menjadi mesin pertumbuhan pendapatan usaha perseroan dan diharapkan dapat memberikan kontribusi terhadap laba usaha perseroan di 2024-2025.

Sampai kuartal III-2024, SUNI mencetak laba bersih sebesar Rp 168,7 miliar, naik 129,1% secara yoy atau mencerminkan 84,4% dari target yang direvisi perseroan pada tahun buku 2024. Sementara, dari sisi pendapatan usaha, perseroan membukukan sebesar Rp 800,1 miliar pada periode 9M24, atau tumbuh sebesar 67,9% secara yoy.

Editor: Muawwan Daelami

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkini


Market 22 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 33 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 37 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia