Jumat, 15 Mei 2026

Saham Bank Masuk Mode Ngegas Lagi, Beli BBRI 

Penulis : Harso Kurniawan
29 Jan 2025 | 14:31 WIB
BAGIKAN
Pekerja berada di galeri BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)
Pekerja berada di galeri BEI, Jakarta. (Investor Daily/David Gita Roza)

JAKARTA, Investor.id – Saham bank disebut sudah masuk mode ngegas alias di fase uptrend, setelah rebound kuat sejak 14 Januari 2025, didorong penurunan BI Rate. Sejauh ini, analis memberikan rekomendasi buy saham BBRI, BMRI, BBNI, BBCA, termasuk BRIS, dengan target harga menggiurkan. 

Saham bank masih bisa naik berkisar 15-25% lagi, jika cost of equity turun. Ini terjadi saat yield SBN 10 tahun anjlok hingga di bawah 7%. 

Mandiri Sekuritas (Mansek) mencatat, saham tiga bank Himbara, BBRI, BMRI, dan BBNI naik 13-16% selama 14-22 Januari 2025, sedangkan BBCA hanya 1%.  Selain penurunan BI Rate, stance BI yang berniat mendukung likuiditas dan pertumbuhan ekonomi mendorong kenaikan tajam saham bank. Ini diikuti oleh bunga SRBI yang lebih rendah dalam lelang terakhir, yakni di bawah 7%. Adapun yield SBN 10 tahun membaik menjadi 7,24%. 

ADVERTISEMENT

“Penurunan yield SBN dibarengi dengan prospek perbaikan likuiditas dan biaya dana menjustifikasi rerating valuasi saham bank yang memicu lonjakan harga saham,” tulis Mansek, dikutip Rabu (29/1/2025). 

Mansek menilai belum saatnya investor profit taking saham bank. Sebab, berdasarkan pengamatan terhadap empat saham bank besar dalam 10 tahun terakhir, downtrend saham bank sudah berakhir dan kini memasuki fase uptrend. 

Teorinya, tulis Mansek, pola downtrend berlangsung selama 100-120 hari. Adapun downtrend saham bank dimulai pada akhir September 2024, sehingga seharusnya berakhir pada pertengahan Januari 2025. 

Mansek mencatat, pola uptrend saham bank biasaya berlangsung selama 200-240  hari dan bisa menghasilkan kenaikan berkisar 30-40% dari posisi dasar. Jadi, masih ada potensi kenaikan 15-25% jika sejarah kembali berulang. 

Katalis dan Target Harga 

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 7 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 39 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 50 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 54 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia