Emiten Ditaksir Raup Rp 8,5 Triliun, Harga Saham Mestinya Segini
JAKARTA, investor.id - PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (ACES) disebut sukses mengangkat kinerja perseroan sepanjang tahun 2024. Analis proyeksikan bahwa kinerja positif bakal berlanjut di tahun 2025.
Hal ini terungkap dalam riset terbaru Mirae Asset Sekuritas yang membocorkan bahwa Aspirasi Hidup Indonesia ditaksir membukukan penjualan Rp 911 miliar pada Desember 2024, torehan angka tersebut melesat 26,5% secara bulanan (mom) dan 12,1% secara tahunan (yoy).
Lantas, secara kumulatif ACES berpotensi meraup penjualan tahunan 2024 tercatat sebesar Rp 8,5 triliun, atau tumbuh 13% dibandingkan tahun sebelumnya. Prestasi ini melampaui panduan manajemen.
Analis Mirae Asset Sekuritas Abyan Yuntoharjo menjelaskan bahwa performa ACES selama Desember didorong oleh promosi tematik November dan Desember seperti kampanye #BerubahJadiLebih, yang juga menjadi momen awal perayaan rebranding merek baru, AZKO. Kampanye ini meningkatkan penjualan pada berbagai kategori, termasuk peralatan rumah tangga, perlengkapan rumah, elektronik, hingga alat masak.
“Selain itu, libur panjang Natal dan tahun baru turut mendongkrak kunjungan ke pusat perbelanjaan, memperkuat momentum penjualan Desember,” jelas Abyan dalam risetnya, Rabu (29/1/2025).
Prestasi itu sejalan dengan pertumbuhan same store sales growth (SSSG) pada Desember sebesar 7,0% yoy, dengan akumulasi SSSG tahun berjalan mencapai 8,8% yoy. Angka ini melampaui panduan manajemen sebesar 8,0%. Wilayah luar Jawa menunjukkan pertumbuhan tertinggi sebesar 9,7%, diikuti oleh Jawa di luar Jabodetabek sebesar 6,2%. Jabodetabek mencatatkan pertumbuhan stabil di level satu digit rendah.
Abyan menambahkan, ekspansi strategis ACES ke kota-kota tingkat dua dan tiga pascapandemi terbukti efektif mendukung pertumbuhan konsisten. Hal ini terlihat dari pencapaian SSSG dua digit tinggi sejak 2023. “Minimnya persaingan di segmen perbaikan rumah juga mendukung kemampuan ACES mempertahankan momentum ini,” imbuhnya.
Selain itu, selama 2024 ACES mencatat penambahan 25 toko sehingga jumlah gerai mencapai 245 unit. Luas lantai bersih bertambah sebesar 26.147 meter persegi. Pada kuartal IV-2024, AZKO membuka sembilan gerai baru, dengan mayoritas berada di luar Jawa. “Pembukaan toko ini sejalan dengan strategi akhir tahun yang biasa dilakukan perseroan. Ekspansi ini turut mendukung peningkatan kontribusi wilayah luar Jawa terhadap total penjualan,” kata Abyan.
Saham
Editor: Theresa Sandra Desfika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler






