Jumat, 15 Mei 2026

Axiata dan Sinar Mas Makin Mesra

Penulis : Ghafur Fadillah
31 Jan 2025 | 14:12 WIB
BAGIKAN
Axiata Group Berhad dan Sinar Mas resmi menandatangani dua nota kesepahaman (MoU) strategis. Ist
Axiata Group Berhad dan Sinar Mas resmi menandatangani dua nota kesepahaman (MoU) strategis. Ist

JAKARTA, investor.id - Axiata Group Berhad dan Sinar Mas resmi menandatangani dua nota kesepahaman (MoU) strategis untuk memperkuat ekosistem telekomunikasi dan mendorong transformasi digital di Asia Tenggara.

Salah satu kesepakatan ini menegaskan komitmen kedua perusahaan dalam melanjutkan rencana merger antara PT XL Axiata Tbk (EXCL), PT Smartfren Telecom Tbk (FREN), dan PT Smart Telcom, yang akan membentuk entitas baru PT XLSmart Telecom Sejahtera Tbk.

Gabungan tiga perusahaan ini diperkirakan memiliki nilai perusahaan prasinergi lebih dari Rp 104 triliun dengan estimasi pendapatan proforma mencapai Rp 45,4 triliun. Merger ini bertujuan meningkatkan efisiensi operasional, memperkuat konektivitas digital, serta mendorong inovasi dalam industri telekomunikasi dan teknologi finansial.

ADVERTISEMENT

Selain rencana merger, Axiata dan Sinarmas juga menjajaki peluang sinergi dalam pengembangan layanan 5G, infrastruktur digital, serta teknologi finansial, guna mempercepat transformasi digital di Malaysia, Indonesia, dan negara-negara sekitarnya.

Namun, pelaksanaan merger ini masih memerlukan persetujuan dari regulator dan pemegang saham, dengan target penyelesaian pada paruh pertama tahun 2025.

Group Chief Executive Officer Axiata Group Vivek Sood menyatakan bahwa kesepakatan dengan Sinar mas merupakan langkah penting dalam memperkuat kerja sama regional untuk mendorong transformasi digital dan meningkatkan kualitas layanan di wilayah berkembang.

“Dengan memperdalam dan menegaskan kembali kemitraan kami yang telah terjalin dengan Sinarmas, kami berupaya memanfaatkan potensi transformatif dari jaringan 5G, solusi bisnis, dan infrastruktur digital untuk mendorong pertumbuhan ekonomi serta mengatasi ketimpangan digital di Malaysia, Indonesia, dan sekitarnya," jelasnya dalam keterangan tertulis, Jumat (31/1/2025).

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 19 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 51 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia