Wall Street Tertekan Lagi di Tengah Ketidakpastian Tarif Trump
NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street tertekan lagi pada Selasa (11/3/2025). Di tengah ketidakpastian kebijakan tarif yang diumumkan Presiden Donald Trump. Bahkan, S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average mencatat penurunan signifikan, mendekati zona koreksi.
Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 ditutup melemah 0,76% ke level 5.572,07 setelah sempat mengalami volatilitas tinggi sepanjang sesi perdagangan. Pada titik terendah hari itu, indeks ini turun 10% dari rekor tertingginya.
Sedangkan Dow Jones terpuruk 478,23 poin (1,14%) ke 41.433,48. Sementara Nasdaq Composite terkoreksi tipis 0,18% ke 17.436,10.
Penurunan ini terjadi setelah Trump mengumumkan melalui Truth Social bahwa tarif impor baja dan aluminium dari Kanada akan dinaikkan dari 25% menjadi 50%, efektif mulai Rabu (12/3/2025). Kebijakan ini merupakan respons terhadap kebijakan Ontario Premier Doug Ford yang mengenakan biaya tambahan pada listrik yang diekspor ke AS.
Namun, situasi kembali berubah setelah Ford mengumumkan penangguhan sementara biaya tambahan 25% tersebut setelah berbicara dengan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick. Tak lama berselang, penasihat perdagangan utama Trump, Peter Navarro, mengklarifikasi bahwa tarif 50% tidak akan diberlakukan, tetapi tarif 25% yang telah direncanakan sebelumnya tetap akan diterapkan.
Serangkaian kebijakan perdagangan yang tidak konsisten ini semakin mengguncang kepercayaan investor dan perusahaan, serta menekan pasar dalam tiga pekan terakhir.
Peringkat Saham AS Turun
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now





