Minggu, 5 April 2026

Wall Street Tertekan Lagi di Tengah Ketidakpastian Tarif Trump

Penulis : Indah Handayani
12 Mar 2025 | 04:30 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi Wall Street
Sumber; AP
Ilustrasi Wall Street Sumber; AP

NEW YORK, investor.id – Indeks-indeks Wall Street tertekan lagi pada Selasa (11/3/2025). Di tengah ketidakpastian kebijakan tarif yang diumumkan Presiden Donald Trump. Bahkan, S&P 500 dan Dow Jones Industrial Average mencatat penurunan signifikan, mendekati zona koreksi.

Dikutip dari CNBC internasional, S&P 500 ditutup melemah 0,76% ke level 5.572,07 setelah sempat mengalami volatilitas tinggi sepanjang sesi perdagangan. Pada titik terendah hari itu, indeks ini turun 10% dari rekor tertingginya.

Sedangkan Dow Jones terpuruk 478,23 poin (1,14%) ke 41.433,48. Sementara Nasdaq Composite terkoreksi tipis 0,18% ke 17.436,10.

ADVERTISEMENT

Penurunan ini terjadi setelah Trump mengumumkan melalui Truth Social bahwa tarif impor baja dan aluminium dari Kanada akan dinaikkan dari 25% menjadi 50%, efektif mulai Rabu (12/3/2025). Kebijakan ini merupakan respons terhadap kebijakan Ontario Premier Doug Ford yang mengenakan biaya tambahan pada listrik yang diekspor ke AS.

Namun, situasi kembali berubah setelah Ford mengumumkan penangguhan sementara biaya tambahan 25% tersebut setelah berbicara dengan Menteri Perdagangan AS Howard Lutnick. Tak lama berselang, penasihat perdagangan utama Trump, Peter Navarro, mengklarifikasi bahwa tarif 50% tidak akan diberlakukan, tetapi tarif 25% yang telah direncanakan sebelumnya tetap akan diterapkan.

Serangkaian kebijakan perdagangan yang tidak konsisten ini semakin mengguncang kepercayaan investor dan perusahaan, serta menekan pasar dalam tiga pekan terakhir.

Peringkat Saham AS Turun

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


National 2 jam yang lalu

Prabowo dan SBY Lepas Jenazah 3 Prajurit TNI yang Gugur di Lebanon

Presiden Prabowo dan mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono turut melepas tiga prajurit TNI yang gugur di Lebanon untuk dimakamkan.
InveStory 2 jam yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 2 jam yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 2 jam yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 5 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 5 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia