Cara Maksimalkan Cuan ANTM hingga TINS, plus Arah IHSG
JAKARTA, investor.id – Indeks harga saham gabungan (IHSG) diprediksi kembali berfluktuasi di kisaran 6.370-6.630 dalam sepekan ke depan. Para pemodal bisa fokus pada beberapa saham, mulai dari ANTM hingga TINS, di awal pekan.
Adapun level 6.630 menjadi level resistance IHSG, sedangkan 6.370 sebagai level support dan 6.500 menjadi pivot. Pada perdagangan Jumat (14/3/2025), IHSG ditutup anjlok sebesar 131,7 poin (1,98%) ke level 6.515,6.
“Uncertainty risk dari eksternal dan internal terbilang tinggi,” tulis Phintraco Sekuritas dalam ulasannya, yang dikutip pada Minggu (16/3/2025).
Sementara itu, indeks-indeks Wall Street rebound signifikan pada Jumat (14/3). Meski begitu, DJIA melemah lebih dari 3%, sedangkan Nasdaq dan S&P 500 melemah lebih dari 2%.
Pergerakan indeks tersebut dipengaruhi oleh antisipasi pasar terhadap perkembangan kebijakan tarif Pemerintah AS dan hasil FOMC pada 19 Maret 2025. CME FedWatch Tools mencatat probabilitas suku bunga acuan bertahan di 4,25-4,5% mencapai 98% per Jumat (14/3).
Dari regional, China dijadwalkan rilis sejumlah data ekonomi penting. Salah satunya data penjualan ritel yang diperkirakan naik menjadi 4% yoy pada Februari 2025 dari 3,7% yoy pada Januari 2025.
Sebelumnya, realisasi foreign direct investment (FDI) China turun 20,4% yoy pada Februari 2025, jauh lebih buruk dari penurunan 13,4% yoy pada Januari 2025. Kondisi itu memvalidasi keputusan Pemerintah China untuk mulai mengimplementasikan stimulus jumbo sejak kuartal IV-2024.
Baca Juga:
AADI Punya Target Harga Baru, tapi Turun“China berupaya memaksimalkan konsumsi domestik untuk menyerap produksi manufaktur dan jasa domestik,” jelas Phintraco Sekuritas.
Di dalam negeri, pasar mengantisipasi data neraca perdagangan Indonesia (NPI) yang diperkirakan kembali surplus pada Februari 2025. Kondisi tersebut sejalan dengan perkiraan perlambatan konsumsi domestik pada Februari 2025.
Fokus pada ANTM hingga TINS
Editor: Jauhari Mahardhika
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






