Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Kenapa Begini? Muncul Pendapat Ahli

Penulis : Thresa Sandra Desfika
21 Mar 2025 | 13:48 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi. Ist
Ilustrasi. Ist

JAKARTA, investor.id - Harga emas terus mencatatkan lonjakan signifikan, mencapai rekor tertinggi di atas US$ 3.000 per troy ounce.

Kenaikan harga ini didorong oleh meningkatnya kekhawatiran terkait perlambatan ekonomi di Amerika Serikat. Investor cenderung mencari aset yang lebih aman, seperti emas, untuk melindungi nilai investasi mereka dari potensi ketidakpastian ekonomi yang semakin besar. Kekuatan pasar emas juga dipicu oleh ketegangan global yang meningkat, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Dalam keterangan resmi Nanovest dikutip Jumat (21/3/2025) dijelaskan bahwa faktor utama yang mendasari lonjakan harga ini adalah ketegangan geopolitik yang semakin memburuk, khususnya terkait eskalasi konflik di Gaza.

ADVERTISEMENT

Serangan militer yang dilancarkan Israel terhadap Hamas di Gaza menjadi pemicu utama yang mempengaruhi pasar emas. Serangan tersebut berisiko menggagalkan gencatan senjata yang telah disepakati sebelumnya, yang dapat memperburuk ketegangan regional. Laporan dari warga Palestina menyebutkan serangan udara Israel di berbagai wilayah Gaza, yang menambah ketidakpastian dan ketegangan di kawasan tersebut. Dalam situasi seperti ini, emas semakin dipandang sebagai aset yang aman, menarik minat investor untuk membeli lebih banyak emas sebagai perlindungan terhadap risiko geopolitik dan ekonomi.

Di sisi lain, investor juga mencerna data ekonomi terbaru dari AS yang menunjukkan bahwa pertumbuhan penjualan ritel pada Februari lebih rendah dari perkiraan. Hal ini turut menekan imbal hasil obligasi AS bertenor 10 tahun. Penurunan imbal hasil obligasi ini menjadi katalis bagi kenaikan harga emas, mengingat emas tidak memberikan imbal hasil bunga. Meskipun data tersebut mengindikasikan pelemahan belanja konsumen, tidak ada tanda-tanda perlambatan ekonomi yang signifikan. Namun, ketidakpastian tetap menyelimuti pasar, karena sentimen konsumen terus memburuk dan risiko perang dagang semakin meningkat akibat kebijakan perdagangan agresif dari Presiden AS, Donald Trump.

Fundamental

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 12 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 44 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 55 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 59 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia