Jumat, 15 Mei 2026

Warga Berburu Emas Perhiasan

Penulis : Budiman
22 Mar 2025 | 13:30 WIB
BAGIKAN
Warga Lebak berburu emas perhiasan. (B-Universe/Budiman).
Warga Lebak berburu emas perhiasan. (B-Universe/Budiman).

LEBAK, investor.id - Momentum hari raya Idulfitri tidak hanya identik dengan pakaian baru saja, namun perhiasan emas juga sering menjadi buruan emak-emak untuk tampil cantik di hari raya Lebaran.

Menjelang perayaan hari raya Idul Fitri 1446 hijriyah, sejumlah warga di Kabupaten Lebak, Banten mulai ramai berburu perhiasan emas. Selain untuk disimpan sebagai barang investasi, namun perhiasan emas juga biasa dipakai pada perayaan hari raya lebaran.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com di salah satu toko perhiasan emas di pasar Tradisional Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten tampak sejumlah warga mulai berdatangan untuk melakukan transaksi jual beli perhiasan emas.

Meski saat ini harga emas 24 karat di pasaran cenderung sedang mengalami lonjakan signifikan, yakni Rp 1.560.000 ribu per gram, dari sebelumnya Rp 1.450.000 ribu per gram. Namun hal tersebut tidak mempengaruhi minat emak-emak yang ingin tampil cantik dengan berbagai macam perhiasan emas untuk di pakai di hari raya Lebaran Idulfitri nanti.

ADVERTISEMENT

Salah seorang warga Eva, mengatakan, setiap menjelang Lebaran dirinya sengaja membeli perhiasan emas dari uang hasil tunjangan hari raya (THR). Selain untuk disimpan sebagai barang investasi, dirinya mengaku untuk dipakai sendiri agar terlihat cantik pada perayaan hari lebaran.

"Lagi beli, ini kan mau Lebaran Idulfitri jadi kebanyakan kita melakukan investasinya melalui emas karena kan lumayan ada tunjangan hari raya (THR) biasanya dilarikan ke investasi emas, memanfaatkan pendapatan," katanya saat berada di salah satu toko emas di Pasar Tradisional Rangkasbitung, Jumat (21/3/2025).

Meski harga emas saat ini setiap harinya mengalami kenaikan harga, namun Eva, mengaku tidak mempengaruhi niat serta minatnya untuk berinvestasi melalui emas.

"Makanya mungpung sekarang ada rejeki kita alihkan ke emas,"ujarnya.

Lebih lanjut Eva menjelaskan, dirinya lebih memilih berinvestasi melalui emas lantaran dirasa lebih mudah dari pada harus berinvestasi melalui bank. Karena menurutnya jika berinvestasi melalui emas ini akan lebih menguntungkan dan bisa dilakukan kapan saja.

"Jadi itu tadi ya, karena kan harga emas akan naik terus, kalau bank kan bunganya paling beberapa persen terus depositnya juga harus banyak kalau emas kan sesuai kemampuan kita mau belinya berapa gram gitu,"tuturnya.

Cenderung Beli Emas

Editor: Theresa Sandra Desfika

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 16 menit yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 1 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya

Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karat
Market 2 jam yang lalu

Duit Asing Tumpah ke Saham ADRO

Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).
Multimedia 2 jam yang lalu

Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast

Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di Indonesia
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia