Harga Emas Merosot akibat Tekanan Jual Global
NEW YORK, investor.id - Harga emas merosot pada Kamis (3/4/2025), setelah sempat mencapai rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) ke-21 sepanjang 2025. Hal itu akibat aksi jual besar-besaran di pasar keuangan global yang dipicu oleh kebijakan tarif impor Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
Dikutip dari CNBC internasional, harga emas spot turun 0,85% menjadi US$ 3.106,99 per ons troi, setelah sebelumnya menyentuh rekor tertinggi di US$ 3.167,57. Sementara itu, kontrak berjangka AS ditutup jatuh 1,4% menjadi US$ 3.121,70 per ons troi.
Para analis menyebut penurunan ini disebabkan oleh aksi profit taking dan margin call di aset lain, yang mendorong investor menjual sebagian kepemilikan emas mereka untuk menutup kerugian.
Wakil Presiden sekaligus Analis Senior Logam di Zaner Metals Peter Grant Saat pasar mengalami tekanan jual akibat deleveraging, banyak investor mencari peluang membeli saat harga turun.
"Orang-orang menjual posisi yang menguntungkan untuk menutup margin mereka, tetapi dalam jangka panjang, emas tetap menjadi aset aman yang menarik," paparnya.
Baca Juga:
Tarif Trump, Rupiah, hingga Harga EmasKebijakan tarif Trump memicu penurunan tajam di pasar keuangan karena kekhawatiran akan dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi. Meski demikian, tren kenaikan emas tetap terjaga dengan lonjakan lebih dari US$ 500 sepanjang tahun ini.
Direktur Perdagangan Logam di High Ridge Futures David Meger menyebut, pergerakan emas ini sebagai koreksi atau retracement dalam tren yang masih cenderung naik.
Pembalian Bank Sentral
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read NowBerita Terkait
Berita Terkini
DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah
Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.Ujian Berat bagi Saham BUMI
Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China
Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.Harga Emas Perhiasan Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026, Cek Rinciannya
Harga emas perhiasan hari ini, Jumat (15/5/2026) di Raja Emas Indonesia, Hartadinata Abadi, dan Laku Emas dalam berbagai karatDuit Asing Tumpah ke Saham ADRO
Di tengah gencarnya aksi jual investor asing, ternyata diam-diam duit asing masuk ke saham Alamtri Resources Indonesia (ADRO).Kandungan Santan Mirip ASI? Cek Faktanya! | Cuan Iki Podcast
Limbah kelapa, ternyata adalah "harta karun" yang diburu pasar Eropa dan Asia? Keresahan akan banyaknya sabut kelapa yang terbuang sia-sia di IndonesiaTag Terpopuler
Terpopuler






