Wall Street Rontok Lagi Gegara Tarif Trump
NEW YORK, investor.id - Indeks-indeks utama di Wall Street rontok lagi pada Selasa (8/4/2025). Hal itu disebabkan kegelisahan investor memuncak menjelang tenggat waktu baru tarif impor dari Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump terhadap China.
Dikutip dari CNBC internasional, Dow Jones Industrial Average merosot 320,01 poin (0,84%) ke level 37.645,59, memperpanjang koreksi empat harinya menjadi lebih dari 4.500 poin akibat kekhawatiran tarif.
Saham Apple memimpin pelemahan di Dow Jones, dengan harga saham raksasa teknologi tersebut jatuh hampir 5% setelah sempat naik 4% di awal sesi. Biaya produksi iPhone diperkirakan melonjak seiring pemberlakuan tarif baru terhadap China. Dalam empat hari terakhir, saham Apple telah kehilangan hampir 23%.
Sementara itu, S&P 500 jatuh 1,57% ke posisi 4.982,77, nyaris memasuki wilayah bear market setelah anjlok hampir 19% dari rekor tertingginya pada Februari lalu. Ini juga menandai pertama kalinya S&P 500 ditutup di bawah 5.000 sejak April 2024. Dalam empat hari terakhir, indeks ini terkoreksi lebih dari 12%.
Nasdaq Composite, yang sarat saham teknologi, juga anjlok 2,15% ke level 15.267,91. Padahal, indeks ini sempat melesat hingga 4,5% di awal sesi. Selama empat hari perdagangan terakhir, Nasdaq telah anjlok lebih dari 13%.
Sempat menguat di awal perdagangan, pasar saham terdorong oleh harapan negosiasi perdagangan dan kondisi pasar yang dinilai oversold. Sentimen sempat membaik usai Presiden Trump mengklaim melalui Truth Social bahwa dirinya melakukan ‘pembicaraan hebat’ dengan Presiden sementara Korea Selatan.
Negosiasi Tarif
Editor: Indah Handayani
Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id
FollowBaca Berita Lainnya di Google News
Read Now






