Jumat, 15 Mei 2026

AS Terancam Resesi, Harga Emas Diramal Meroket ke Sini

Penulis : Harso Kurniawan
14 Apr 2025 | 19:24 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga emas perhiasan
Sumber: AP
Ilustrasi harga emas perhiasan Sumber: AP

JAKARTA, Investor.id - Goldman Sachs menaikkan proyeksi harga emas menjadi US$ 3.700 ribu per troy ounce (oz) pada akhir 2025 dari tadinya US$ 3.300 per oz, dipicu kekhawatiran prospek ekonomi Amerika Serikat (AS), seiring eskalasi perang dagang negara itu dengan Cina. Dalam kondisi ekstrem, Goldman bahkan memprediksi emas bisa bertengger di US$ 4.500 per oz.

“Emas kini menjadi menarik sebagai instrumen lindung nilai saat resesi,” tulis Goldman dikutip dari investing.com, Senin (14/4/2025).

Sebelumnya, bank investasi itu menetapkan target harga emas pda 2025 pada Maret lalu. UBS juga menaikkan target harga emas menjadi US$ 3.500 per oz. Di mata UBS, emas menjadi instrumen investasi atratktif untuk logam dan bakal berlaku dalam jangka panjang.

ADVERTISEMENT

UBS mencatat, harga emas sudah naik mendekati US$ 3.240 per oz, merupakan rekor ke-32 kali sepanjang 2025. Pada 10 April lalu, emas mencetak gain terbesar sejak April 2020.

Pindah dari Dolar AS

Editor: Harso Kurniawan

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Market 12 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 23 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 27 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 1 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 1 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Business 2 jam yang lalu

Wamen Investasi Angkat Bicara Soal Keluhan dari Pelaku Usaha China

Wakil Menteri Investasi, Todotua Pasaribu angkat suara perihal keluhan dari pengusaha China terkait hambatan berinvestasi di Indonesia.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia