Jumat, 15 Mei 2026

Harga Emas Sempat Melejit ke US$ 3.500, Lalu Anjlok Tajam, Ini Penyebabnya

Penulis : Indah Handayani
23 Apr 2025 | 04:04 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi emas. (freepik)
Ilustrasi emas. (freepik)

NEW YORK, investor.id - Harga emas sempat melejit dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) di level US$ 3.500 per ons pada Selasa (22/4/2025). Sebelum akhirnya anjlok lebih dari 1%.

Dikutip dari Reuters, aksi jual besar-besaran emas terjadi seiring penguatan pasar saham dan dolar AS. Penguatan itu disebabkan oleh pernyataan optimistis dari Menteri Keuangan AS Scott Bessent mengenai hubungan dagang dengan China.

Harga emas spot terakhir turun 1,5% ke posisi US$ 3.372,68 per ons. Padahal harga emas sempat melesat hingga 2,2% menyentuh US$ 3.500,05 pada awal perdagangan. Itu merupakan rekor tertinggi baru harga emas. Sementara itu, kontrak berjangka emas AS ditutup turun tipis 0,2% menjadi US$ 3.419,40.

ADVERTISEMENT

Analis pasar senior di RJO Futures Bob Haberkorn mengatakan, penurunan harga emas dimulai setelah Bessent menyatakan ketegangan dagang antara AS dan China kemungkinan akan mereda. Meski begitu, ia menyebut proses negosiasi ke depan masih akan berlangsung lama dan tidak mudah.

Komentar Bessent langsung disambut positif oleh pasar. Indeks saham AS melesat lebih dari 2%, sementara indeks dolar AS menguat 0,7% terhadap sejumlah mata uang utama, membuat harga emas relatif lebih mahal bagi investor luar negeri.

"Penguatan pasar saham dan dolar AS hari ini menjadi faktor negatif bagi pasar harga emas," kata analis senior di Kitco Metals Jim Wyckoff.

Meskipun turun, harga emas tetap mencatatkan prestasi impresif. Sepanjang tahun ini, harga emas telah melonjak 29% dan mencatatkan rekor tertinggi ke-28 kalinya pada hari yang sama.

Prediksi Harga Emas

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 13 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 45 menit yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 56 menit yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 60 menit yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia