Jumat, 15 Mei 2026

Harga Minyak Melonjak Hampir 2% Berkat Sanksi Baru AS terhadap Iran

Penulis : Indah Handayani
23 Apr 2025 | 05:21 WIB
BAGIKAN
Ilustrasi harga minyak
Sumber: AP
Ilustrasi harga minyak Sumber: AP

HOUSTON, investor.id - Harga minyak mengalami lonjakan hampir 2% pada Selasa (22/4/2025). Hal itu karena sanksi baru Amerika Serikat (AS) terhadap Iran dan pemulihan pasar saham setelah penurunan tajam di sesi sebelumnya.

Dikutip dari Reuters, harga minyak Brent naik US$ 1,18 (1,8%) menjadi US$ 67,44 per barel. Sementara itu, harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk Mei, yang berakhir pada penyelesaian Selasa, menguat US$ 1,23 (2%) menjadi US$ 64,32.

Sementara harga minyak WTI untuk Juni, yang lebih aktif diperdagangkan, juga naik 2% dan ditutup pada US$ 63,47 per barel.

ADVERTISEMENT

Mitra di Again Capital yang berbasis di New York John Kilduff mengatakan, sanksi baru yang dikeluarkan oleh AS pada Selasa menargetkan seorang taipan pengangkut gas cair dan minyak mentah Iran beserta jaringan korporasinya.

Meskipun, lanjut dia, pembicaraan antara Washington dan Teheran mengenai program nuklir Iran menunjukkan kemajuan pada akhir pekan lalu, kegagalan mencapai kesepakatan dapat berdampak besar pada ekspor minyak Iran di tengah sanksi AS yang semakin ketat.

"Entah suatu kesepakatan nuklir tercapai atau AS berusaha mengurangi aliran minyak Iran hingga nol, dan semakin terlihat bahwa skenario nol aliran minyak tersebut yang mungkin terjadi," ujar Kilduff.

Analis Mizuho Robert Yawger mengatakan, pemulihan pasar saham, yang menunjukkan minat risiko lebih tinggi dari para investor, juga turut membantu mendorong harga minyak.

Saham AS menguat pada Selasa setelah investor fokus pada laporan pendapatan perusahaan, pasca kritik tajam Presiden AS Donald Trump terhadap Ketua The Fed Jerome Powell yang memicu aksi jual besar-besaran di pasar sebelumnya.

Kekhawatiran Tarif AS

Editor: Indah Handayani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 28 menit yang lalu

Fundamental Ekonomi Kuat, Masyarakat Jangan Panik

Pemerintah secara konsisten melakukan sejumlah pembenahan untuk memperkuat sumber pertumbuhan ekonomi domestik.
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Terkoreksi Buntut Data Konsumen AS

Pasar emas terus mempertahankan dukungan kritis tetapi tidak menunjukkan reaksi besar terhadap data ekonomi terbaru AS.
Market 1 jam yang lalu

Harga Perak Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Longsor Dalam

Harga perak Antam (ANTM) hari ini pada Jumat (15/5/2026) terpantau longsor dalam. Harga perak Antam menurun ke level ini
Market 1 jam yang lalu

Harga Emas Antam (ANTM) Hari Ini, Jumat 15 Mei 2026: Merosot Lagi

Harga emas Antam (ANTM) terpantau pada Jumat (15/5/2026) kembali merosot. Cek juga harga beli kembali (buyback) emas Antam
Market 2 jam yang lalu

DPR Soroti Kepercayaan Pasar di Tengah Tekanan Rupiah

Anggota Komisi XI DPR Marwan Cik Asan mendorong pemerintah dan BI menjaga kepercayaan pasar di tengah tekanan terhadap rupiah.
Market 2 jam yang lalu

Ujian Berat bagi Saham BUMI

Saham Bumi Resources (BUMI) menjadi salah satu yang banyak dilego oleh investor asing. Ini menandai tekanan terhadap saham BUMI berlanjut.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia